Stay in The know

Intermezzo

Diduga Skeptis Terhadap Transgender dan Plus Size, Bos Pemasaran Victoria's Secret Minta Maaf

Diduga Skeptis Terhadap Transgender dan Plus Size, Bos Pemasaran Victoria's Secret Minta Maaf

Hal ini disampaikan langsung oleh Edward Razek saat sesi wawancara dengan Vogue

Durasi baca: 1 menit.

 

Tahun ini merupakan tahun yang spesial bagi Victoria’s Secret, merek pakaian dalam perempuan yang baru saja sukses menggelar parade tahunan Victoria’s Secret Fashion Show beberapa hari lalu. Pasalnya, beberapa model senior mereka kembali melangkah di atas panggung setelah vakum selama beberapa tahun. Sebut saja Behati Prinsloo, Barbara Palvin, Kendal Jenner, hingga Gigi dan Bella Hadid.

(BACA JUGA: Gelora Panggung Victoria’s Secret FashionShow 2018)


Panggung fashion show juga semakin hangat diperbincangkan karena salah satu model mereka yakni Adriana Lima, memutuskan untuk pensiun sebagai Victoria’s Secret Angel. Bicara soal model, kriteria untuk lolos dan bisa berjalan di panggung Victoria’s Secret Fashion Show bukanlah hal yang mudah. Banyak model yang kini menjadi selebriti, gagal saat audisi model pakaian dalam ini.




Terlalu banyak kriteria yang harus ditempuh oleh seorang model untuk menjadi model Victoria’s Secret. Belum lama ini, Chief Marketing Officer Victoria’s Secret Edward Razek mengungkapkan hal kontroversial dalam sesi wawancaranya dengan Vogue. Saat itu, Razek mengungkapkan beberapa hal yang menjadi dasar dalam pemilihan model Victoria’s Secret. Terutama untuk pagelaran mereka tahun ini.

Author: Asti Ajani

You Might Also LIke