Stay in The know

Intermezzo

“Untuk Angeline” Sebuah Film Inspirasi Kisah Nyata Kematian Gadis 8 Tahun di Bali

“Untuk Angeline” Sebuah Film Inspirasi Kisah Nyata Kematian Gadis 8 Tahun di Bali

Film inspiratif ini mengajak kita mengatakan “TIDAK” pada tindakan kekerasan anak.

Meskipun sudah setahun lalu, namun kasus kekerasan yang melenyapkan nyawa gadis kecil, Angeline, di Sanur, Bali tak akan lupa dari ingatan kita. Angeline tewas di tangan ibu tirinya yang telah membesarkannya, Margriet Megawe, pada pertengahan tahun 2015 silam. Kekejaman kisah tersebut menginspirasi sutradara Jito Banyu dan produser Niken Septikasari untuk menghasilkan karya film berjudul “Untuk Angeline” yang sudah diberitakan sejak Januari 2016 lalu.

Sang produser dan sutradara sepertinya sudah matang melakukan persiapan film ini termasuk melakukan beberapa birokrasi penting mengingat film ini menyeret beberapa nama (nyata) di dalamnya. "Kami sudah mendapat jadwal tayang pada 21 Juli nanti. Film ini pun sudah lulus sensor dari LSF dan dapat kategori semua umur," ungkap Niken seperti yang dikutip dari Liputan6.com saat peluncuran teaser, poster, dan tema lagu film Untuk Angeline.

“Pemda Bali kurang menyetujui pembuatan film ini di Bali. Akhirnya, kami putuskan untuk pindah ke Banyuwangi karena pemerintah di Bali kurang mendukung,” ungkap Duke Rachmat, yang juga merupakan produser dalam film ini seperti dikutip dari Kompas.com.

Film ini sendiri merupakan usaha sekaligus bentuk kampanye insan perfilman kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan kekerasan pada anak serta perempuan. Semakin menyedihkan melihat kasus pelecehan seksual maupun kekerasan meningkat belakangan ini. 


“Film ini adalah dukungan kampanye nasional stop kekerasan terhadap anak. Mudah-mudahan ini bisa mengetuk kita semua untuk lebih peduli terhadap anak-anak kita. Paling tidak film ini bisa mengurangi kekerasan kepada anak dan juga semoga nggak ada lagi kekerasan kepada anak,” ujar Seto Mulya, Psikolog khusus Anak seperti yang dikutip dari Bintang.com.

Pemilihan tanggal rilis dari film ini sendiri pun diputuskansecara matang. Tanggal 21 Juli 2016 mendatang dipilih sebagai tanggal peluncuran dari film ini yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional. “Tanggal 23 Juli nanti kan Hari Anak Nasional. Film ini nanti akan tayang perdana di Surabaya pada 21 Juli 2016 bersama Walikota Surabaya," tambah Niken.

Menggadeng beberapa nama besar, Untuk Angeline akan dibintangi oleh artis cilik Naomi Ivo (Angeline), Kinaryosih (ibu kandung Angeline), Roweina Umboh (Margriet), serta bintang lainnya, seperti Teuku Rifnu Wikana, Paramitha Rusady, Dewi Hughes, Ratna Riantiarno, dan Emma Waroka. 

“Semoga film ini bukan hanya menjadi tontonan, tapi juga tuntunan dan panutan terhadap kekerasan terhadap anak. Kita harus membuat tindakan, maka dari itu berikan tingkat pendidikan anak agar bisa menghindari dari predator anak di luar sana," tutup Kak Seto.


(Elizabeth Puspa, Images: Instagram Naomi Ivo, Kinaryosih)

You Might Also LIke