Stay in The know

Intermezzo

Tekan Risiko Dimensia, RS Atma Jaya Meluncurkan Paviliun Bonaventura

Tekan Risiko Dimensia, RS Atma Jaya Meluncurkan Paviliun Bonaventura

RS Atma Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu menjadi lansia atau tua untuk menjaga kesehatan otaknya, melainkan menginvestasikan otak secara dini.

Durasi baca: 55 detik.


Rumah Sakit Atma Jaya pada hari Selasa kemarin, meluncurkan Paviliun Bonaventura di Pluit, Jakarta Utara. Peluncuran tersebut dalam rangka menyelenggarakan dan mengembangkan layanan kesehatan komprehensif yang bermutu sesuai dengan perkembangan dan teknologi.

(BACA JUGA: Mengenal Bagian-Bagian Otak dan Fungsinya di Dalam Tubuh Manusia)

Paviliun Bonaventura diluncurkan dengan mengangkat dua tema sekaligus yaitu, “Jangan tunggu tua, investasikan otak sedini mungkin” dan juga “Deteksi dini saraf penciuman, cegah kerusakan otak".


Peluncuran ini memaparkan betapa pentingnya mendeteksi dini saraf penciuman, yang merupakan data kesehatan penting untuk mendeteksi tanda awal kerusakan otak, yang menjadi faktor risiko dimensia.


Pemeriksaan gangguan ini dilakukan apabila orang tersebut tidak dapat mengidentifikasi aroma-aroma yang diujicobakan, hal tersebut menjadi salah satu gejala awal kerusakan pada pasien sehingga harus diperiksakan lebih lanjut.


Oleh karena itu, RS Atma Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu menjadi lansia atau tua untuk menjaga kesehatan otaknya, melainkan menginvestasikan otak secara dini.


Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UNIKA Atma Jaya, Yuda Turana mengatakan, untuk mencegah kerusakan otak pada saat lansia, diperlukan tindakan untuk memastikan kondisi kesehatan otak dengan cara melakukan pemeriksaan, khususnya untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Ia juga menjelaskan tentang pentingnya investasi otak yang merupakan bagaimana tetap menjaga otak agar tetap sehat dan juga produktif.


“Pola hidup sehat sejak masa muda, menentukan kesehatan otak di masa tua. Tanpa sadar semua investasi yang sudah mulai Anda lakukan sekarang, sangat bergantung pada satu hal yang utama, yaitu ketangkasan intelektual Anda,” tutupnya.


Meta Dewi Thedja selaku Direktur Utama RS Atma Jaya berharap, Paviliun Bonaventura bisa menjadi rujukan pelayanan kesehatan masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Ia juga menjelaskan tentang Edvinced-based medicine, yang merupakan pendekatan pengobatan kepada pasien yang berasal dari penelitian yang baik, sehingga dapat memberikan tindakan medis berbasis ilmiah kepada pasien.


“Hal ini merupakan hal penting bagi para praktisi kesehatan professional, termasuk para dokter. Karena dalam memberikan pendekatan pengobatan untuk pasien dan keluarganya, basis bukti yang ilmiah dapat dipertanggung jawabkan,” tuturnya.


(Audy Muhammad Lanta/Mondials Anindhita, foto: RS Atma Jaya)

Author:

You Might Also LIke