Percayalah, kata ini pertama kali muncul di tahun 1347 saat pandemi maut hitam menyerang Benua Eropa.

Durasi baca: 50 detik.


Mendengar judulnya saja, beberapa dari Anda pasti dengan mudahnya mengecap kalau kata fuck adalah kasar atau tidak baik untuk diucapkan. Tidak salah, karena seiring dengan berkembangnya zaman, kata ini seringkali digunakan oleh seseorang untuk mengungkapkan kemarahan atau kekesalannya pada pihak tertentu.


Namun tahukah Anda, kalau sebetulnya kata fuck itu awalnya bukanlah ungkapan untuk mengungkapkan kemarahan atau kekesalan. Melainkan ekspresi yang berkaitan dengan hubungan seksual.


SEJARAH KATA FUCK

Melansir dari berbagai laman sejarah nasional dan internasional, terungkap bahwa kata fuck berasal dari Inggris. Percayalah, kata-kata ini muncul karena pandemi black death atau pandemi maut hitam yang sempat menyerang Benua Eropa di tahun 1347.


Pandemi ini, berhasil menewaskan kurang lebih 200 juta orang dalam kurun waktu empat tahun saja. Karena itulah, Pemerintah Inggris mengumumkan bahwa setiap pergerakan rakyatnya harus diawasi oleh pihak kerajaan. Tidak terkecuali untuk berhubungan seks.

(BACA JUGA: Hagia Sophia, Saksi Bisu dan Sejarah Perkembangan Zaman) 



(Foto: historytoday.com)


Rakyat Inggris tidak bisa sembarangan melakukan hubungan seks, meskipun mereka adalah pasangan suami dan istri. Jika ingin berhubungan badan, setiap pasangan harus meminta izin dari Raja Inggris.


Bila izin dikeluarkan, maka rumah atau kamar tempat pasangan tersebut melakukan hubungan seks, akan ditempel stiker atau kertas bertuliskan “Izin untuk Berhubungan Seks Telah Diberikan oleh Raja”.


Atau dalam bahasa Inggris disebut dengan “Fornication Under Consent of The King” yang selanjutnya disingkat F.U.C.K alias fuck.


SEJARAH MENGACUNGKAN JARI TENGAH

Setelah mengetahui sejarah dari kata fuck, yang menarik untuk dibahas berikutnya adalah bagaimana kemudian kata fuck diekspresikan dengan jari tengah. Ternyata, mengacungkan jari tengah dalam budaya barat dianggap sebagai simbol seks.


Ketika jari tengah diacungkan maka jari-jari lainnya akan terlipat. Bila Anda posisikan tangan menjadi miring, maka bentuknya akan terlihat seperti penis yang tegang.


(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/will myers)