Stay in The know

Intermezzo

Mengacak Emosi Hingga Bangkitkan Memori, Inilah Alasan Mengapa Film 'The Lion King' 2019 Wajib Ditonton!

Mengacak Emosi Hingga Bangkitkan Memori, Inilah Alasan Mengapa Film 'The Lion King' 2019 Wajib Ditonton!

Tidak hanya scene, setiap soundtrack yang ada di film ini juga berhasil membangkitkan kenangan masa kecil Anda.

Durasi baca: 1 menit 30 detik.


WALT DISNEY STUDIO

8/10


Kemarin, GLITZMEDIA.CO beruntung karena dapat menyaksikan pemutaran perdana film The Lion King 2019 lebih dulu dibandingkan dengan masyarakat umum. Jika Anda sudah pernah menyaksikan film versi animasinya yang tayang pada tahun 1994 silam, pasti tahu seperti apa jalan cerita film The Lion King.


Film The Lion King bercerita tentang seekor anak singa jantan bernama Simba, yang ingin sekali mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang raja. Mufasa yang merupakan ayah Simba kemudian mulai mengenalkan Pride Land’s alias tempat tinggal atau daerah kekuasaannya pada Simba.


Sayangnya, tidak semua Singa suka dengan kepemimpinan Mufasa sekaligus fakta bahwa Simba di masa depan akan menggantikan Mufasa. Singa yang tidak suka dengan dua hal itu adalah Scar, adik Mufasa sekaligus paman Simba.


Scar kemudian bersekutu dengan para hiena untuk melengserkan Mufasa sekaligus membunuh Simba. Alasannya jelas, agar ia bisa naik menjadi raja di Pride Lands dan tinggal di gua batu bernama Pride Rock.


Film ini kemudian akan bercerita soal perjalanan Simba yang ternyata gagal dibunuh, lalu melarikan diri ke daerah lain yang sama indahnya dengan Pride Lands. Tidak hanya itu, film ini juga akan mengisahkan perjuangan Simba untuk merebut takdirnya kembali sekaligus melindungi kawanannya.

(BACA JUGA: Tayang Besok, Yuk Dengarkan Soundtrack Film ‘The Lion King’ Versi 2019)



Film The Lion King 2019 disutradarai oleh Jon Favreau dan dibintangi oleh JD McCrary sebagai Simba kecil, Donald Glover sebagai Simba dewasa, James Earl Jones sebagai Mufasa, Alfre Woodard sebagai Sarabi (ibu Simba), Chiwetel Ejiofor sebagai Scar, Shahadi Wright Joseph sebagai Nala kecil, Beyoncé Knowles sebagia Nala dewasa, John Kani sebagai Rafiki, hingga Seth Rogen sebagai Pumbaa dan Billy Eichner sebagai Timon.


Jujur, GLITZMEDIA.CO merasa sedikit haru saat film The Lion King memulai beberapa detik pertamanya. Detail animasi yang ada di film tahun 1994 banyak yang diulang di film kali ini. Editor GLITZMEDIA.CO ingat sekali beberapa gesture para binatang di beberapa scene.


Gesture para binatang dari film The Lion King 1994 juga banyak ditemukan di film kali ini. Tapi tetap saja, namanya dibuat ulang pasti ada saja kekurangannya jika dibandingkan dengan versi pertamanya. Ada beberapa twist di beberapa adegan, yang membuat editor GLITZMEDIA.CO merasa alur cerita menjadi lebih cepat. 


Meski begitu, film The Lion King tetap layak untuk disaksikan terutama jika Anda merupakan penggemar berat film tersebut. Karena, memori masa kecil Anda akan bangkit kembali ketika menyaksikan setiap adegan yang ada di film ini.


Hati-hati jika untuk menjaga mulut. Kalau tidak kuat, Anda pasti akan ikut bernyanyi setiap soundtrack film tersebut diputar. Bila Anda sudah punya anak, jangan ragu untuk bawa serta anak Anda untuk menyaksikan film The Lion KingKarena, banyak pesan moral yang terselip di dalam film ini dan bermanfaat untuk anak Anda.


Film The Lion King mulai tayang di bioskop-bioskop kesayangan Anda mulai hari ini, 18 Juli 2019. Bagi Anda yang belum menyaksikan trailer-nya, langsung saja putar videonya di bawah ini.




(Andiasti Ajani, foto: imdb.com)

Author:

You Might Also LIke