AR, AD, DD, dan EK kini diamankan oleh pihak kepolisian tidak lama setelah aksi prank yang dilakukan terjadi.

Durasi baca: 1 menit.


Masih belum sembuh kemarahan masyarakat terhadap YouTuber Ferdian Paleka, terkait dengan prank sembako sampah yang ia lakukan kepada beberapa orang waria di Bandung, Jawa Barat.


Lewat video yang kini sudah diturunkan atau dihilangkan oleh YouTube, Ferdian dan dua rekannya mengaku melakukan itu atas dasar membantu pemerintah untuk menegur masyarakat yang tidak patuh terhadap PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar.


Karena aksinya yang sangat tidak terpuji ini, Ferdian dan dua rekannya pun diciduk oleh pihak kepolisian. Bahkan sebelum ditangkap, Ferdian sempat melarikan diri dan masuk ke dalam TPO atau Target Pencarian Orang.

(BACA JUGA: Lakukan Prank Sampah, YouTuber Ferdian Paleka Buat Penyanyi Anji Geram!)


Beberapa hari lalu, sebuah kejadian tidak terpuji kembali terjadi. Kali ini, empat orang remaja asal Kota Makassar diketahui telah melakukan prank virus corona kepada petugas medis.


Melansir dari beberapa laman media massa nasional, kejadian tersebut terjadi di RSUD Tenriwaru, yang merupakan rumah sakit rujukan pasien positif corona.


Humas RSUD Tenriwaru yakni Ramly Syam mengungkapkan, keempat remaja yang diketahui berinisial AR, EK, DD, dan AD, dini hari sekitar pukul 05.00 WITA mendatangi rumah sakit karena AR tiba-tiba pingsan dan mengaku sesak napas.


Awalnya EK, DD, dan AD membawa AR ke PUSKESMAS terdekat. Namun karena AR mengaku terakhir melakukan kontak fisik dengan kakeknya yang positif corona, maka pihak PUSKESMAS langsung merujuk AR ke RSUD Tenriawaru.