×

Stay in The know

Intermezzo

Pitbull Serang Anak Kecil, Ini Penyebab Anjing Memakan Pemiliknya

Pitbull Serang Anak Kecil, Ini Penyebab Anjing Memakan Pemiliknya
Ayu Utami

Tue, 8 August 2017 at 15.00

Simak rangkuman penjelasannya berikut ini.

Berita meninggalnya Ramisya Bazighah, anak berusia 8 tahun asal Kota Malang, membuat banyak orang kaget. Sasa—panggilan akrab anak tersebut—meninggal dunia akibat serangan dari anjing peliharaannya berjenis Pitbull. Berita tersebut mungkin membuat banyak orang melabeli bahwa anjing jenis Pitbull tidak bisa bersahabat dengan manusia. Padahal menurut beberapa sumber, misalkan dari situs Pitbulllovers.com, anjing jenis tersebut tergolong aman untuk anak-anak.

GLITZMEDIA.CO pun mencari tahu apa yang menjadi penyebab seekor anjing peliharaan bisa menyerang—bahkan memakan—pemiliknya.


Pemilik Hilang Kesadaran

Menurut Carolyn Rando, Ph.D., antropolog forensik asal UCL Institute of Archeology dan Case Academy, seekor anjing dapat memangsa ketika tuannya dalam kondisi tidak sadarkan diri—pingsan maupun mabuk berlebihan. Hal ini karena sebenarnya anjing panik dan berusaha membangunkan ‘sahabatnya’ dengan cara menjilat, mencakar, hingga menggigit. Rando menambahkan bahwa kucing pun akan melakukan hal yang sama.


Energi Besar

Ras atau jenis anjing memang memengaruhi tingkat keamanan memeliharanya. Jenis anjing pitbull memang dinilai suka bermain dan ramah. Namun, anjing yang sebenarnya merupakan petarung ini juga memiliki otot yang kuat. Saat bermain, biasanya pitbull memiliki energi yang tinggi sehingga bisa membahayakan anak-anak bahkan dirinya sendiri. Untuk menyalurkan energi besarnya, sebaiknya Anda sering mengajaknya jalan keluar dari rumah. Sama seperti manusia, hewan peliharaan juga perlu menghirup udara segar dan menikmati alam terbuka. 


Terlalu Lapar

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di ScienceDirect tahun 2007 mengungkapkan kasus meninggalnya seorang perempuan karena dimakan oleh 2 ekor anjing. Penelitian menyebutkan bahwa kondisi tersebut bisa terjadi ketika anjing sangat kelaparan. Beberapa jenis anjing memang menjadi sangat agresif ketika terlalu lapar, misalnya Pitbull, Rottweiler, German Shepherd, Siberian Husky, Alaskan Malamute, Chow Chow, Doberman, Dogo Argentino, hingga Great Dane.


Pola Didik

Anda dapat mendidik anjing menjadi penjaga, pelindung, teman main, bahkan petarung. Jika mendidiknya untuk menjadi galak, maka jangan heran bila anjing tersebut melakukan serangan. Apalagi jika suka memukulnya maka energi negatif dari Anda akan ia simpan sebagai pelajaran. Dengan terdidik menjadi petarung, anjing juga akan memiliki kemampuan melindungi diri yang sangat tinggi.


Ingat, bahwa kasus penyerangan oleh peliharaan ini bukan hanya dilakukan oleh anjing, namun juga kucing. Sebaiknya, jangan biarkan anak-anak bermain dengan peliharaan tanpa pengawasan orangtua, terutama jika hewan tersebut tergolong agresif. Kenali karakter hewan peliharaan dan lakukan pengawasan. Dengan pengawasan yang tepat, anjing dan kucing justru dapat membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang penyayang dan bertanggung jawab.

(Shilla Dipo, foto: Zizelen/Pixabay.com)

You Might Also LIke