Pengumuman kehamilan dan pembagian tugas ini tentu menarik perhatian dunia. Pasalnya walau di zaman yang serba modern ini, mengurus rumah dan anak masih dilabeli sebagai tanggung jawab utama seorang ibu. Perempuan berkarir memang sudah wajar di era sekarang namun Jacinda memiliki konteks yang sedikit berbeda. Dapat diselisik dari unggahan Twitter pribadinya, ia membebankan urusan rumah tangga kepada Clarke. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Jasinda, “Clarke dan saya memiliki kesempatan istimewa yang membuat Clarke dapat tinggal di rumah dan menjadi pengurus utama anak. Saya tahu banyak orangtua yang bermasalah dengan pembagian waktu, kami menganggap diri kami beruntung.”


Topik perbincangan tidak hanya itu saja. Saat ditanya oleh salah satu presenter mengenai pantaskah seorang perdana menteri mengambil cuti hamil saat menjalankan amanatnya, ia hanya menjawab bahwa pertanyaan itu tidak dapat dilontarkan saat berada di tempat kerja. Beberapa warga Selandia Baru juga mengungkapkan kekecewaannya dan menganggap perdana menteri mereka tidak berkomitmen.



(Foto: Twitter.com/NZStuff, Twitter.com/democracymum)