×

Stay in The know

Intermezzo

Adakah Perbedaan Antara Agama Katolik dan Kristen Protestan dalam Merayakan Hari Natal?

Adakah Perbedaan Antara Agama Katolik dan Kristen Protestan dalam Merayakan Hari Natal?
Andiasti Ajani

Wed, 25 December 2019 at 12.03

Meski tidak signifikan, begini perbedaan perayaan Natal bagi umat Katolik dan Kristen Protestan.

Durasi baca: 55 detik.


Hari ini, seluruh umat Kristiani di seluruh dunia tengah bersuka cita karena sedang memperingati hari kelahiran Sang Juruselamat atau yang umumnya, dikenal sebagai Hari Raya Natal. Sudah sejak kecil, kita semua pasti tahu bahwa tanggal 25 Desember diperingati sebagai Hari Raya Natal.


Di Indonesia sendiri, umat Kristiani terbagi atas dua agama yakni Katolik dan Kristen atau  Protestan. Meski berbeda, keduanya sama-sama meyakini bahwa tanggal 25 Desember merupakan hari kelahiran San Juruselamat.


Namun, adakah perbedaan dalam tata cara ibadah atau cara merayakan Hari Raya Natal itu sendiri? Melansir dari beberapa laman resmi Gereja, ternyata ada perbedaan di antara agama Katolik dan Kristen Protestan dalam merayakan Hari Raya Natal.


Meskipun perbedaan di antara keduanya tidak terlalu signifikan, tetapi GLITZMEDIA.CO sudah mengompilasi setidaknya tiga perbedaan yang ada. Ulasan ini penting untuk diketahui guna memperkaya diri kita semua akan pentingnya saling menghargai perbedaan, tanpa mengurangi sedikitpun rasa sukacita yang tercipta.


Selamat Hari Raya Natal!

(BACA JUGA: 4 Lokasi yang Populer Sebagai Destinasi Wisata Saat Natal)




LITURGI IBADAH PERAYAAN NATAL

Perbedaan perayaan Natal antara agama Katolik dan Kristen Protestan yang pertama, terletak pada liturgi ibadah perayaan Natal. Liturgi berasal dari bahasa Yunani yakni leitourgia, yang artinya adalah kerja sama atau kerja bersama.


Kerja bersama ini maksudnya adalah dalam hal peribadahan atau peribadatan kepada Allah dan pelaksana kasih. Perayaan Natal di agama Kristen Protestan, umumnya tidak selalu sama. Mulai dari jadwal perayaan hingga susunan liturgi ibadahnya.


Namun biasanya, perayaan Natal di Gereja Kristen Protestan terdiri atas puji-pujian, doa bersama, khotbah atau firman Tuhan, penyalaan lilin yang diiringi oleh lagu Malam Kudus, lalu ditutup dengan tari-tarian, persembahan pujian, dan drama soal Natal.


Sedangkan di agama Katolik, liturgi ibadahnya terdiri atas dua prosesi. Yakni misa malam Natal pada tanggal 24 Desember dan ibadah Natal di tanggal 25 Desember.


Tidak seperti Gereja Kristen Protestan, di Gereja Katolik seluruh dunia liturgi ibadahnya pasti sama. Mulai dari ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, komuni, dan ritus penutup.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke