×

Stay in The know

Intermezzo

Opening Ceremony: Menutup Seluruh Gerainya di Dunia

Opening Ceremony: Menutup Seluruh Gerainya di Dunia
Anggia Hapsari

Fri, 17 January 2020 at 16.05

Pengumuman di media sosial itu sontak membuat semua penggemarnya patah hati.

Durasi baca: 1 menit


Genap 18 tahun sudah Opening Ceremony memanjakan penikmat dunia mode di seluruh dunia. Kabar ini tentu mengejutkan setelah sebelumnya kabar yang sama datang dari Barneys, sebuah Departement Store asal New York.


Kabar ditutupnya gerai Opening Ceremony diunggah di akun media sosial Instagram resmi @openingceremony beberapa waktu lalu. Hal ini pun ditegaskan oleh Carol Lim dan Humberto Leon melalui serangkaian posting Instagram.

(BACA JUGA: Koleksi Terbaru Melissa x Opening Ceremony)


Mereka seolah menyatakan bahwa faktor utama mereka menutup lokasi toko tersebut terletak pada "perubahan besar perilaku belanja konsumen”. Wow!



BERTEMAN SEJAK LAMA

Duo Carol Lim dan Humberto Leon bersekolah di tempat yang sama yaitu UC Barkeley, Amerika Serikat. Di sana, kedua sosok ini saling bersahabat.


Karena memiliki visi dan misi yang sama, mereka pun mendirikan Opening Ceremony pada tahun 2002 di Lowe Manhattan, SoHo, New York. Lebih lanjut, Opening Ceremony pun berkembang dan melebarkan sayapnya ke beberapa area strategis New York, Los Angeles, hingga Tokyo. 



Di Opening Ceremony inilah para penikmat dunia fashion dapat menemukan berbagai karya desainer dan brand ternama mulai dari  Alexander Wang, Rodarte, Topshop, Maison Margiela, Vans, hingga sosok berpengaruh seperti Yoko Ono dan Chloe Sevigny. 

(BACA JUGA: Kumpulan Sandal Modis dan Nyaman untuk Bergaya Santai)


Tak hanya itu saja. Kedua sosok Carol dan Humberto sendiri sebelumnya pernah menduduki Creative Director rumah mode Kenzo selama 8 tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar di pertengahan tahun 2019 lalu. Pada saat itu mereka sepakat untuk lebih berkonsentrasi pada Opening Ceremony.


BABAK SELANJUTNYA

Walaupun Anda harus mengucapkan salam perpisahan pada beberapa toko Opening Ceremony di area New York, Los Angeles, hingga Tokyo pada tahun 2020 ini, namun Opening Ceremony tidak serta merta menutup habis bisnisnya. 


Opening Ceremony yang pernah berkolaborasi dengan berbagai brand seperti Disney, Estée Lauder , hingga Adidas ini telah dipercayakan kepada New Guards Group. Perusahaan asal Italia yang dikenal dengan Farfetch tersebut  merupakan perusahaan yang menaungi berbagai luxurious brand sekelas Off-White, Marcelo Burlon, Palm Angels, Heron Preston, dan masih banyak lagi.


Lebih lanjut, kabarnya seluruh produksi in-house Opening Ceremony akan dipindah ke Milan. Hal yang sama juga berlaku pada website Opening Ceremony yang akan berada di bawah naungan Farfetch.


Bagaimana dengan eksistensi Opening Ceremony? Ke depannya, Opening Ceremony akan lebih berfokus pada pengembangan brand daripada sisi retail mereka. Jangan sedih, ya!

(Anggia Hapsari, foto: instagram/Opening Ceremony)


You Might Also LIke