Stay in The know

Intermezzo

Neonomora Meremukkan Hati dengan Single Terbaru, ‘Blinding’

Neonomora Meremukkan Hati dengan Single Terbaru, ‘Blinding’

Mengambil cerita dari kisah nyata, Neonomora memperkenalkan album baru lewat single pertama, “Blinding”

Durasi baca: 50 detik


Inilah gairah. Bukan remuk karena salah, namun perwujudan berahi merangkai kata yang mungkin menjadikan album ini karya paling emosional Neonomora. Single terbaru Neonomora berjudul “Blinding” menjadi ruang tamu di 'rumah' album kedua perempuan bernama asli Ratih Suryahutamy ini, yang nantinya bertajuk ‘Waters’. Deru drum yang beriringan dengan suara alat musik marimba, seperti mengajak pendengarnya ikut terbawa ombak, mengapung, tenggelam, lalu menggeliat muncul lagi ke permukaan untuk mencari oksigen.

(BACA JUGA: LIT, Kolaborasi Menawan Jevin Julian dan Neonomora)


“I’ve been in the dark for too long, my eyes have forgotten how to see the light. So when I saw you, I thought I have finally come to the end of the tunnel I came out running. When I looked at you, I exploded into the wrong light, it struck me so hard I can’t carry the wounds myself they’ve become poetry,” menjadi sebagian dari narasi awal di lagu “Blinding” sebagai curahan hati perempuan 30 tahun tersebut.




Nuansa musik Neonomora masih terasa dengan aransemen indie pop megah, serta sisi folk rock yang jelas berasal dari ketegasan vokal kakak Bam Mastro ini. Namun, durasi pengerjaan album berbeda dengan yang sebelumnya. Perlu tiga tahun untuk Neonomora merampungkan album keduanya, sementara album pertama, ‘Seeds’, sudah bisa dinikmati hanya dalam kurun waktu dua bulan. Alasan beberapa kejadian dalam hidupnya yang menimbulkan kepedihan sangat mendalam, membuat produksi album ini melambat.

  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke