Stay in The know

ads

Intermezzo

Mengulas Kembali Sejarah Hari Perempuan Internasional

Mengulas Kembali Sejarah Hari Perempuan Internasional

Selamat Hari Perempuan Internasional! 

Durasi baca: 1 menit.


8 Maret menjadi hari bersejarah bagi perempuan di seluruh dunia. Mengutip langsung dari situs Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB), tanggal tersebut adalah momen di mana para perempuan berhasil mendapatkan kesetaraan dalam segala hal, mulai dari ekonomi, kelas sosial hingga kebebasan dalam berpolitik. Untuk lebih lengkapnya mari simak langsung penggalan sejarah berikut ini.


1909

Hari perempuan internasional pertama kali tercetus berkat para buruh garmen pada tanggal 28 Februari 1908 yang melakukan unjuk rasa di sepanjang jalan kota New York, Amerika Serikat. Awalnya mereka melakukan demo besar-besaran dengan tuntutan upah minimum, hak berpendapat dan berpolitik. Setahun kemudian 1909, Clara Zetkin seorang perempuan yang berasal dari Partai Sosialis Amerika kembali melakukan deklarasi. Ia menegaskan supaya seluruh negara harus memberikan satu hari untuk para perempuan sebagai bentuk apresiasi dan kebebasan mereka.



(Foto: Pexels.com)


1910

Pada tahun 1910 beragam organisasi internasional bertemu dalam satu kongres besar yang bertempat di Kopenhagen, Denmark demi mencapai kesepakatan bersama. Tuntutan tersebut akhirnya disetuji oleh 100 perempuan dari 17 negara. Namun, selama kongres berlangsung mereka belum menetapkan tanggal pasti.

You Might Also LIke