Film I Still Believe juga menjadi ajang reuni bagi aktor K.J. Apa dan aktris Britt Robertson.

Durasi baca: 1 menit.


Lionsgate Movies

7/10


Seakan tidak gentar dengan terpaan virus corona, saat ini seluruh bioskop di Indonesia masih menayangkan sejumlah film yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah film berjudul I Still Believe. Film I Still Believe berkisah tentang seorang mahasiswa yang begitu mencintai musik bernama Jeremy Camp. 


Di awal-awal semester, Camp bertemu dengan seorang perempuan cantik yang juga mahasiswa senior bernama Melissa Henning. Camp bertemu Henning saat ia secara tidak sengaja membantu penyanyi kesukaannya bernama Jean-Luc dan band-nya yang kebetulan, tampil di acara kampusnya.


Singkat cerita, dari pertemuan itu Camp dan Henning saling jatuh cinta. Sayangnya, Jean-Luc yang ternyata sahabat dari Henning juga memiliki perasaan untuk Henning. Keberadaan Jean-Luc merupakan salah satu kendala yang harus dihadapi oleh Camp dan Henning karena Henning tidak mau melukai hati Jean-Luc.


Belum lagi soal fakta bahwa ternyata Henning mengidap penyakit mematikan yang bisa merenggut nyawanya kapan saja. Film ini nantinya akan bercerita tentang bagaimana Camp dan Henning menghadapi segala bentuk permasalahan yang ada di dalam hubungannya.

(BACA JUGA: Film ‘Bloodshot’ Suguhkan Cerita yang Sulit Ditebak Hingga Teknik Motion Graphic Luar Biasa)




Film I Still Believe disutradarai oleh Andrew dan Jon Erwin, serta dibintangi oleh aktor K.J. Apa dan aktris Britt Robertson sebagai pemeran utama. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh nama-nama besar lainnya seperti Shania Twain, Nathan Parsons, Gary Sinise, Melissa Roxbourgh, dan masih banyak lagi.


Film I Still Believe diangkat dari kisah nyata seorang Christian singer and songwriter bernama Jeremy Camp. Kisah hidup Camp dan Melissa Henning bisa dibilang sudah menjadi cerita cinta yang legendaris. Saat menyaksikan trailer-nya, GLITZMEDIA.CO berpikir: okay, another cheesiest movie is coming to town.


Mengingat alur yang digambarkan adalah ada seorang laki-laki berjuang untuk karier sekaligus kekasihnya yang sakit keras. DNA atau benang merah film ini mengingatkan kita akan film-film lain yang sudah pernah ada. Mulai dari A Walk To Remember (2002), The Fault in Our Stars (2014), sampai Five Feet Apart (2019).


Bahkan, film ini digadang-gadang merupakan gabungan antara film A Star Is Born dan The Fault in Our Stars menurut para netizen. Namun ketika duduk di dalam bioskop dan menyaksikan filmnya hingga akhir, semua ekspektasi tersebut buyar. Karena film I Still Believe menyuguhkan sesuatu yang lebih.