×

Stay in The know

Intermezzo

Kenikmatan Mengikuti Selera Kisah 'Aruna dan Lidahnya'

Kenikmatan Mengikuti Selera Kisah 'Aruna dan Lidahnya'
Ayu Utami

Mon, 24 September 2018 at 12.03

Kecerdasan Edwin dalam meramu kisah sederhana Aruna dan Lidahnya, membuat pengalaman menonton tidak membosankan

Durasi baca: 1 menit


Palari Films

7,5/10


Penggalian kepribadian karakter secara mendalam sebagai bagian penting dalam sebuah film, sangat jarang terjadi di dalam film Indonesia. Tanpa harus menitikberatkan pada sebuah konflik yang pelik, adegan aksi menantang, bertumpu pada lakon berlebihan, atau berlatar belakang kota di belahan benua Eropa, film Indonesia bisa dianggap seperti tidak memiliki daya tarik. Padahal, dialog alami, latar belakang tokoh yang jelas dengan adegan dan jalan cerita yang masuk akal, juga tetap bisa menarik—bahkan menggoda. Seperti itulah ramuan Edwin sebagai sutradara terhadap film Aruna dan Lidahnya.

(BACA JUGA: Keseruan di Balik Layar Aruna dan Lidahnya)


Awalnya GLITZMEDIA.CO sedikit pesimis dengan film yang dibintangi oleh Nicholas Saputra, Dian Sastro, Hannah Al Rashid, dan Oka Antara ini. Lantaran, duet Nicholas dan Dian terasa terlalu tertebak dan mulai membosankan. Ternyata, di luar dugaan chemistry mereka berdua sebagai sahabat justru terasa sangat logis dan dapat diterima dengan mudah—tanpa harus selalu mengaitkannya dengan Rangga dan Cinta. Film ini menunjukkan kepada penggemar keduanya—sekaligus penggemar film Indonesia, sudah saatnya move on dari bayang-bayang Ada Apa Dengan Cinta jika berkaitan dengan Nicholas dan Dian.



You Might Also LIke