×

Stay in The know

Intermezzo

Ingin Mengadopsi Hewan Peliharaan? Perhatikan Sisi Baik dan Buruknya di Sini

Ingin Mengadopsi Hewan Peliharaan? Perhatikan Sisi Baik dan Buruknya di Sini
Saskia Damanik

Sun, 10 April 2016 at 20.15

Ternyata, memiliki hewan peliharaan dapat memengaruhi kondisi kesehatan Anda.

Terpikir untuk mengadopsi hewan peliharaan seperti anjing, kucing, kelinci, burung, atau hamster? Tunggu dulu, Glitzy. Mungkin artikel ini akan sangat berguna untuk Anda karena faktanya, memelihara hewan memiliki dampak pada kesehatan—baik dan buruk. Ini dia rangkumannya.


Baiknya...


Lebih Sehat

Sebuah penelitian di Australia menunjukkan bahwa seseorang yang memelihara anjing atau kucing akan memiliki kesehatan yang lebih baik. Pare pemilik hewan ini akan lebih jarang berobat ke dokter dibandingkan dengan mereka yang tidak memilikinya.


Mengurang Hipertensi

Beberapa studi mengungkapkan bahwa berada di dekat hewan peliharaan akan menurunkan tekanan darah seseorang. Namun, hanya binatang tertentu yang memberikan pengaruh ini, diantaranya kucing, anjing, dan kambing. Penelitian lain mengungkapkan jika hanya dengan menonton film tentang peliharaan—seperti Marly and Me—dapat mengurangi stres.


Keinginan Bertahan Hidup

Salah satu pusat kesehatan jantung di Australia pernah melakukan penelitian pada pasien-pasiennya di tahun 1980. Mereka menyatakan, pasien akan memiliki keinginan lebih kuat untuk bertahan hidup bila dibandingkan dengan mereka yang tak memelihara hewan.


Kekuatan Tulang

Meongan kucing memiliki frekuensi antara 25–150 Hertz. Beberapa penelitian menemukan bahwa frekuensi 20–50 Hertz dapat meningkatkan kepadatan tulang. Tak hanya itu, frekuensi tersebut juga mampu mempercepat proses penyembuhan radang tulang dan otot.


Pencegahan Alergi

Anak yang tumbuh bersama anjing atau kucing justru memiliki risiko yang lebih kecil akan alergi. Penelitian di Australia juga menyebutkan bahwa memelihara kucing memiliki dampak yang lebih baik ketimbang anjing. Anak yang tumbuh dengan hewan peliharaan akan terhindar dari alergi debu, bunga, dan rumput.


Membantu Berhenti Merokok

Sebanyak 30% dari perokok yang memiliki peliharaan memilih untuk berusaha berhenti merokok dibandingkan mereka yang tak memilikinya. Hal ini disebabkan pemilik tak ingin membuat peliharaannya merasa tak nyaman saat ada di dekatnya. Keinginan ini mirip dengan keinginan berhenti merokok saat orang tersebut memiliki anak.


Buruknya...


Kurap

Jika Anda tak dapat memelihara kebersihan hewan peliharaan, maka jamur sangat mungkin tumbuh di kulitnya. Saat memeluk hewan dengan jamur di kulitnya, maka kemungkinan Anda akan terkena penyakit kurap. Karena itu, memandikannya seminggu sekali menjadi hal yang wajib dilakukan bila ingin memiliki peliharaan.


Gatal-Gatal

Selain kurap, kutu hewan dapat membuat kulit Anda terasa gatal-gatal. Hal ini disebabkan kutu anjing atau kucing biasanya dapat bertelur hingga ribuan. Telur ini kemudian akan bersarang di karpet, sofa, bantal, dan seluruh rumah Anda. Umumnya, kutu ini akan menggigit binatang, namun tetap akan meninggalkan bekas luka jika kutu ini hinggap dan menggigit Anda.


Tokso

Anda tentu sering dengar kalau memelihara kuncing memperbesar resiko terkena tokso. Padahal, memiliki anjing juga sama beresikonya—meskipun lebih besar kucing. Tokso adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit tunggal taxoplasma gondii. Virus ini biasanya hidup di tempat kotor dan dapat menyebabkan terganggunya penyerapan gizi hingga mempengaruhi kondisi janin bagi ibu hamil. Bagaimana tokso menular ke manusia? Virus ini hidup di kotoran hewan peliharaan, lalu virus ini akan menempel di bulu hewan peliharaan. Dari situ, virus dapat pindah ke tubuh Anda. Karenanya, segeralah membersihkan kotoran peliharaan saat ia membuang kotoran.


Alergi

Meskipun anak yang tumbuh dengan kucing dan anjing memiliki resiko lebih kecil dibandingkan dengan tidak memiliki hewan, namun alergi tetap bisa terjadi pada pemilik hewan. Biasanya, alergi ini disebabkan kondisi orang yang memang rentan atau sensitif terhadap bulu. Jadi, periksakan kondisi keluarga terlebih dahulu jika ingin memiliki hewan peliharaan.

Jika Anda benar ingin memelihara hewan pastikan sudah menerima segala risikonya dan bertanggung jawab merawat hewan tersebut. 

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

You Might Also LIke