Dua di antaranya adalah jenis harimau asli Indonesia. Duh!


Harimau, menjadi salah satu jenis satwa yang dilindungi. Alasannya karena jumlah harimau di habitat aslinya mulai menurun, seiring dengan berkurangnya habitat mereka sekaligus perburuan liar yang masih tidak terkendali.


Baru-baru ini, sebuah kelompok peneliti mengungkapkan bahwa saat ini di dunia hanya tersisa enam jenis harimau dengan jumlah harimau kurang dari 4.000 ekor saja. Enam jenis harimau tersebut di antaranya adalah Bengal, Amur, Cina Selatan, Sumatra, Indocina, dan harimau Malaysia. 


Dalam jurnal ilmiah Current Biology, saat ini tercatat sudah ada tiga jenis harimau yang mengalami kepunahan. Yakni harimau jenis Caspian, Jawa, dan Bali. Miris sekali bukan ketika tahu kalau dua dari tiga jenis harimau yang telah punah berasal dari Indonesia.


Kedua jenis harimau asal Indonesia ini benar-benar sudah tidak bisa ditemukan lagi di habitat aslinya.

(BACA JUGA: Ini Alasan Mengapa Hiu Terancam Punah)


Harimau menjadi jenis kucing besar yang spesial, terutama dari segi perkawinan. Harimau tidak mau melakukan kawin silang, ia hanya mau kawin dengan sesama harimau. Inilah yang membuat pertumbuhan harimau di alam liar menjadi cenderung lambat.


“Harimau memiliki banyak perbedaan dengan jenis kucing besar lainnya. Mulai dari ukuran tubuhnya, hingga warna bulunya. Dalam jenisnya juga berbeda, harimau dari Rusia sangat berbeda dengan India, harimau Malaysia juga berbeda dengan Indonesia,” ungkap Shu Jin Luo selaku peneliti spesialis satwa dari Universitas Peking, Beijing pada tahun 2018 lalu.


Shu Jin juga mengatakan, bahwa saat ini konservasi menjadi satu-satunya jalan yang bisa ditempuh untuk menjaga kelestarian harimau di habitat aslinya.




(Andiasti Ajani, foto: indsamachar.com, marwell.org.uk)