ads



Stay in The know

Intermezzo

WALHI, “Satu Juta Pohon Belum Bisa Sejukkan Jakarta Adalah Benar!”

WALHI, “Satu Juta Pohon Belum Bisa Sejukkan Jakarta Adalah Benar!”

Kurangnya pohon di Jakarta membuat udara jadi lebih panas dan berdebu

Durasi baca: 1 menit.


Tahukah Anda, bahwa setiap tanggal 10 Januari dunia memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia. Gerakan ini dibuat sebagai bentuk kesadaran untuk masyarakat dunia tentang pentingnya soal menanam pohon. Pada tahun 2014 Kompas.com pernah menulis artikel tentang Jakarta masih kekurangan empat juta pohon.


Sedangkan CNNIndonesia.com pada tahun 2016 pernah menulis, bahwa satu juta pohon belum bisa menyejukkan Jakarta. Melalui wawancara eksklusif dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), mereka menyebutkan data yang ditulis oleh dua media online besar tersebut adalah benar.

(BACA JUGA: Apa yang Bisa Anda Lakukan di Hari Sejuta Pohon Sedunia?)


“Satu juta pohon belum bisa menyejukkan Jakarta itu benar. Jika kita melihat kondisi Jakarta yang padat oleh transportasi dan industri, mungkin butuh berjuta-juta pohon,” ujar Rehwinda Naibaho selaku Manajer Advokasi dan Kampanye dari WALHI.


Berdasarkan penuturan perempuan yang akrab disapa Winda ini, di Kota Jakarta seharusnya ada Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 30 persen. Namun menurut data WALHI, jumlah RTH di Jakarta saat ini masih di bawah 10 persen. Artinya sangat jauh dari standar yang ada.




“Luas Kota Jakarta itu kurang lebih sekitar 664,01 km² dan 30 persen dari luas ini seharusnya adalah RTH. Tetapi pada kenyataannya, saat ini total RTH masih di bawah 10 persen,” ujar Winda.


Perbincangan GLITZMEDIA.CO dengan Winda berlanjut. Perempuan asal Sumatera Utara ini menilai belum ada upaya dari Pemerintah DKI Jakarta untuk membangun RTH. Terutama soal penanaman jumlah pohon.


“Sejauh ini kita (WALHI) belum melihat upaya pemerintah terkait dengan jumlah pohon. Justru yang terjadi adalah pohon-pohon ditebangi. Karena ingin membangun pedestrian, proyek MRT, dan lain sebagainya. Sempat ada pengadaan pohon plastik, tapi justru merugikan negara. Karena ya memang tidak efektif.”


GLITZMEDIA.CO kemudian bertanya, dampak terbesar dari kurangnya jumlah pohon di Jakarta adalah... “Jumlah karbondioksida di Jakarta akan meningkat drastis. Pohon tidak hanya penghasil oksigen tetapi juga membantu penyerapan karbondioksida. Karena jumlahnya kurang, maka udara di Jakarta akan lebih panas dan berdebu,” ungkap Winda.




(Andiasti Ajani, foto: robert collins, kilarov zaneit, arga aditya/unsplash.com)

You Might Also LIke