Tahun ini, peringatan Hari Bumi yang diperingati secara berbeda oleh dunia.

Durasi baca: 55 detik


Dari waktu-ke waktu, Hari Bumi selalu diperingati oleh dunia setiap tanggal 22 April. Namun tak seperti biasanya, tahun ini Hari Bumi dirayakan secara berbeda. Perayaan Hari Bumi tidak dirayakan dengan berbagai kegiatan berkumpul melakukan berbagai aksi. Perayaan itu dirayakan menggunakan ruang digital dan berbagai kreatifitas.


Dilansir dari earthday.org, pada Hari Bumi pada tanggal 22 April 2020 ini kita semua prihatin karena memiliki dua krisis sekaligus yaitu pandemi virus Covid-19 dan bencana yang secara perlahan memengaruhi iklim kita. 

(BACA JUGA: Saatnya TInggalkan Sejumlah Rutinitas Kecantikan Berikut untuk Bantu Selamatkan Bumi)



Di Indonesia sendiri, Anda bahkan dapat memetik hikmah di balik keadaan yang sedang berlangsung mulai dari awal Maret lalu. Langit tampak lebih cerah dan bersih karena minimnya orang, asap kendaraan, hingga asap pabrik. Bumi seakan dapat beristirahat sejenak dari berbagai aktivitas manusia yang memicu perubahan iklim. 


Lalu, apa yang dapat dilakukan dalam merayakan Hari Bumi? Cukup di rumah saja, Anda dapat mulai membagikan kalimat positif dan kreatifitas bagi setiap orang di dunia menggunakan media digital. Berbagai aura positif ini pun diharapkan tidak hanya berlangsung selama sehari atau beberapa hari saja, namun juga untuk seterusnya. 


Seperti yang dilakukan oleh salah satu street brand Converse. Bertujuan untuk ikut aktif menjaga bumi, Converse yang telah hadir selama 110 tahun ini berusaha untuk menemukan berbagai cara baru agar setiap produk lansirannya menjadi lebih ramah lingkungan. 


Selama masa PSBB yang menuntut semua orang melakukan physical distancing, Converse mengadakan kampanye “RENEW”. Melalui kampanye terbarunya, Converse percaya bahwa kreatifitas seseorang akan tetap ada walau seseorang diharusnya berada di dalam rumah. 

(BACA JUGA: Pentingnya Mengajari Anak untuk Mencintai Lingkungan Sejak Dini)



CARA CONVERSE MERAYAKAN HARI BUMI

Kali ini, Converse berkolaborasi dengan beberapa komunitas anak muda yang memiliki kreatifitas menemukan berbagai cara inovatif, terutama melakukan upcycling sepatu lama menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Sebut saja mulai dari penggunaan pewarna alami, kain bekas pakai ataupun bahan-bahan bekas lainnya. 


Tak berhenti sampai di situ saja. Converse juga berencana meluncurkan 3 koleksi jenis RENEW pada bulan Agustus 2020 nanti. Sebagai pemerhati dunia fashion, Anda tentu tahu bahwa tahun lalu, kampanye Renew menandai era baru desain Converse yaitu mengubah bahan buangan menjadi sepatu sneaker yang gaya dan terikonis. 


Pada Agustus nanti, kabarnya Converse akan kembali meluncurkan Renew Cotton. Produk terbarunya itu menggunakan proses baru yang menggabungkan 40% potongan kanvas kapas daur ulang dari pembuatan alas kaki dan menciptakan benang baru yang menjadi bahan baku dari bagian atas kanvas yang baru. 


Dua koleksi pertama Converse Renew adalah Renew Canvas, yang terbuat dari 100% polyester daur ulang dari botol plastik bekas, dan juga Renew Denim, termasuk potongan tekstil upcycled berbahan denim.


Kampanye tersebut tampak jelas pada koleksi Chuck Taylor yang memang terus berubah seiring waktu. Kini ratusan ribu sneaker ikonis tersebut terbuat dari olahan bahan yang dibuat dari bahan daur ulang. Menarik, kan?

(Anggia Hapsari, foto: Converse, unsplash.com/ Noah Buscher)