Drama serial Tunnel Indonesia baru akan tayang sebagai GoPlay original series pada 23 Desember 2019 mendatang.

Durasi baca: 1 menit.


Bila Anda adalah penggemar berat drama-drama asal Korea Selatan, pasti tahu satu drama bergenre drama kriminal berjudul Tunnel. Tunnel bercerita tentang seorang polisi atau detektif bernama Park Gwang Ho yang hidup di tahun 1986. Ia diharuskan untuk menyelidiki kasus pembunuhan berantai di daerah tempat tinggalnya.


Hingga suatu hari, saat Gwang Ho berhasil melihat orang yang diduga adalah pembunuh yang ia cari, sebuah kejadian tidak terduga terjadi. Gwang Ho dipukul oleh orang tersebut di dalam terowongan yang juga menjadi lokasi salah satu pembunuhan terjadi. Kejadian mengejutkan terjadi.


Gwang Ho yang terbangun dari pingsan pasca dipukul dari belakang oleh orang yang diduga sang pembunuh, mendadak kebingungan. Karena ia terbangun 31 tahun kemudian yakni di tahun 2017. Gwang Ho kemudian kembali ke kantor polisi tempat ia bekerja dan perlahan menyadari bahwa ternyata, kasus pembunuhan yang ia selidik 31 tahun lalu belum selesai.


Sehingga ia berpikir sebelum menyelesaikan kasus tersebut ia tidak akan bisa kembali ke masa lalu. Kemudian bersama dengan tim kepolisian di tahun 2017, ia berusaha menyelidiki dan menyelesaikan kasus pembunuhan berantai yang sudah terjadi selama 31 tahun.

(BACA JUGA: Film Pendek ‘POSI(+)IF’, Jadi Debut Aktris Atiqah Hasiholan Sebagai Sutradara)




Kehadiran Tunnel di saluran televisi OCN pada tahun 2017 lalu, memang begitu menyita perhatian publik. Selain karena genre drama kriminal yang jarang, jalan cerita yang ditawarkan juga sangat menegangkan. Karena itulah GoPlay yang bekerja sama dengan Base Entertainment memutuskan untuk mengadaptasi drama tersebut dengan judul sama yakni Tunnel.


Saat konferensi pers yang digelar kemarin, pihak GoPlay dan Base Entertainment mengungkapkan bahwa drama serial Tunnel merupakan cerita yang sangat bagus sekaligus menantang untuk diadaptasi. Karena itu, kedua belah pihak tidak ragu untuk memberikan beberapa sentuhan lokal supaya lebih relate dengan masyarakat Indonesia.


“Saya tidak bisa bilang berapa persen adaptasi dari Tunnel versi Korea Selatan dan berapa persen adjustment versi lokalnya. Tetapi kami pastikan bahwa benang merah atau rangka ceritanya sama,” ujar Shanty Harmayn selaku Showrunner dari serial Tunnel versi Indonesia.


Shanty juga mengatakan, bahwa Tunnel versi Korea Selatan ditayangkan sebanyak 16 episode, dengan durasi sekitar satu jam di setiap episodenya. Sedangkan versi Indonesia akan ditayangkan juga sebanyak 16 episode, namun durasi tiap episodenya hanya sebanyak kurang lebih 30 menit saja.