×

Stay in The know

Intermezzo

Giorgio Armani: Pagelaran Busana Fall/Winter 2020 Tanpa Tamu Undangan

Giorgio Armani: Pagelaran Busana Fall/Winter 2020 Tanpa Tamu Undangan
Anggia Hapsari

Thu, 27 February 2020 at 09.02

Perhelatan fashion yang biasanya penuh sesak, kini terasa lengang karena pertunjukkan tersebut dihelat secara tertutup.

Durasi baca: 1 menit


Di agenda perhelatan fashion dunia, terutama di Milan, pagelaran busana yang diselenggarakan oleh Giorgio Armani merupakan salah satu acara yang paling ditunggu. Berbagai sosok nama ternama hingga fashion lovers pastinya tampak memadati ruangan.


Namun tahun ini, peragaan busana Giorgio Armani diadakan secara tertutup. Hal ini dilakukan karena rasa prihatin atas ancaman virus corona. Diadakan secara tertutup artinya bukan hanya dihadiri oleh segelintir tamu di sebuah ruangan. 

(BACA JUGA: Golden Globe 2020: 6 Busana Terbaik Pilihan GLITZMEDIA.CO)


Akhir minggu lalu, Giorgio Armani mengadakan pertunjukan busana Fall/ Winter 2020 di sebuah teater kosong tanpa tamu. Sebagai gantinya, perhelatan itu disiarkan secara live di website armani.com dan media sosial brand asal Milan, Italia itu. 


Keputusan tersebut diambil terkait pernyataan Perdana Menteri Giuseppe Conte yang mengumumkan tindakan besar yang dilakukan untuk mengatasi dan mengantisipasi penyebaran virus setelah ada warga Italia yang dipastikan meninggal akibat penyakit tersebut. 


Tidak hanya ajang mode dunia saja, sejumlah acara besar di Italia juga ditutup dan dibatalkan untuk mencegah virus corona. Hingga kini, Italia dilansir sebagai negara di luar Asia dengan kasus virus corona terbanyak di dunia.


TETAP TIDAK KEHILANGAN PESONANYA

Walaupun digelar secara tertutup, Giorgio Armani tetap menampilkan rangkaian koleksi busana menawan yang mengedepankan sisi romantisme. Terinspirasi sastrawan kuno, fashion lovers ditawarkan berbagai busana seperti mantel, jaket  berdetail kerah tinggi, dan celana lengkap dengan sepatu boots. 


Paduan busana nuansa gelap seperti hitam yang diselingi nuansa merah muda, ungu, biru, hijau pupus, hingga abu-abu mendominasi panggung gaya. Semua itu dilengkapi dengan berbagai material kain mewah seperti beledu hingga permainan tekstur bahan sequins dan PVC. 

(BACA JUGA: Hoax Virus Corona Tidak Menyebar dari Pakaian dan Makanan Impor)




Pada akhir peragaan busana, tampak 12 model berwajah oriental mengenakan busana couture dari koleksi Spring Privé Collections tahun 2009 dan tahun 2019. Kedua koleksi itu memang terinspirasi dari Tiongkok. 



Koleksi ini kembali ditampilkan sebagai rasa simpati, solidaritas, serta cinta kepada masyarakat Tiongkok yang marak dirundung virus corona. 

(Anggia Hapsari, foto: instagram/ Giorgio Armani)


You Might Also LIke