Salah satu kontribusi yang dilakukan Starbucks Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

Durasi baca: 50 detik.


Wabah virus corona atau COVID-19 hingga kini belum juga hilang. Bahkan di beberapa daerah angka pasien positif semakin meningkat. Menanggapi hal ini, karyawan Starbucks Indonesia melakukan donasi masker buatan tangan sekaligus memperluas relasi antara petai kopi dan barista. 


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye yang sebelum sudah dijalankan, yaitu ‘Melewati Cakrawala’. Sejak tahun 2018 gerakan ini sudah berjalan dengan melakukan donasi 100.000 biji kopi melalui kampanye Art In A Cup. 

(BACA JUGA: Tidak Boleh Sembarangan, Berikut Tips Mencuci Masker Kain a la dr. Reisa Broto Asmoro)


Menurut Anthony Cottan selaku Direktur PT Sari Coffee Indonesia mengatakan, “Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ merupakan wujud dukungan kepada masyarakat yang berjuang menuju kondisi yang lebih baik sepanjang situasi pandemi dan kita perlu tetap mendukung para petani kopi yang menjadi alasan keberadaan kita saat ini. Karyawan kami memprakarsai gagasan untuk memanfaatkan seragam Starbucks terdahulu untuk menjadi sebuah masker buatan tangan yang dapat dibuat secara personal”. 



(Foto: Starbucks Indonesia)


Donasi masker tahap pertama diantarkan langsung oleh karyawan Starbucks Indonesia, mendonasikan lebih dari 1.500 masker untuk para petani kopi di Sumatera. Dan tahap kedua masker akan didonasikan ke daerah lain dan petani kopi di Bali. Setiap gerai berkontribusi membuatkan setidaknya 10 buah masker buatan tangan. 


Dengan adanya 450 gerai Starbucks yang ada di Indonesia, aka nada lebih dari 4.000 masker yang dapat didonasikan. Kegiatan ‘Melewati Cakrawala’ dilakukan sesuai dengan arahan dasar dan peraturan dari pemerintah yang merekomendasikan untuk menggunakan masker sebagai langkah melindungi diri sendiri dan orang lain di tengah pandemi COVID-19.


(Mondials Anindhita, foto: Starbucks Indonesia)