×

Stay in The know

Intermezzo

Rekomendasi 3 Dongeng Sebelum Tidur yang Bisa Anda Bacakan untuk Si Kecil

Rekomendasi 3 Dongeng Sebelum Tidur yang Bisa Anda Bacakan untuk Si Kecil
Andiasti Ajani

Fri, 20 December 2019 at 18.36

Membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak-anak adalah hal yang penting, karena bisa membantu mengasah kreativitas dan imajinasi mereka.

Durasi baca: 1 menit.


Siapa di antara Anda yang suka membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak-anak Anda? Jika ada, tandanya Anda adalah tipe orangtua yang terpuji. Mengapa? Karena membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak-anak adalah hal yang penting.


Lewat dongeng sebelum tidur yang sering Anda bacakan, secara tidak langsung akan mengasah imajinasi dan tingkat kreativitas mereka. Jika mereka tumbuh dengan imajinasi dan kreativitas yang tinggi, maka akan sangat berguna untuk karier mereka di masa depan.


Dongeng sebelum tidur tidak harus lewat buku, Anda juga bisa mengarangnya sendiri. Namun jika Anda merasa tidak memiliki kemampuan untuk mengarang cerita, GLITZMEDIA.CO telah merekomendasikan tiga jenis dongeng sebelum tidur, yang bisa Anda bacakan untuk anak-anak Anda.


Selain lucu, ketiga dongeng sebelum tidur ini memiliki pesan yang positif dan bisa dipetik oleh anak-anak Anda.

(BACA JUGA: Inilah Contoh Cerita Fabel dari Beberapa Negara)




‘KISAH PUTRI GARAM’

Rekomendasi dongeng sebelum tidur yang pertama adalah ‘Kisah Putri Garam’. Pada zaman dulu kala, terdapat sebuah kerajaan yang ditinggali oleh seorang raja dan tiga putri yang cantik jelita. Suatu hari, raja sedang menimbang-nimbang kira-kira di antara ketiga putrinya siapa yang paling pantas untuk naik takhta menjadi ratu.


Ia kemudian meminta ketiga putrinya untuk membawakan hadiah untuknya. Nantinya putri yang membawakan hadiah paling bagus dan berharga, akan ditunjuk sebagai ratu. Putri pertama membawakan sebuah jubah mewah yang dibuat dari benang sutra berlapis emas.


Putri kedua membawakan seekor burung emas bersuara merdu layaknya lonceng gereja. Raja sangat senang menerima dua hadiah dari dua putrinya itu. Kemudian giliran putri bungsunya memberikan hadiah. Ia membawakan sebauh baki yang tertutup kain.


Saat sang ayah membuka kain tersebut ia terkejut dan marah besar. Karena sang putri hanya membawakan beberapa balok garam. Raja kemudian mengusir putri bungsunya itu dari istana. Sang putri merasa sedih dan terpukul karena sikap ayahnya. Ia kemudian pergi dari satu desa ke desa lainnya untuk mencari tempat tinggal.


Hingga suatu hari ia menemukan sebuah penginapan dan minta izin untuk tinggal di sana. Pemilik penginapan yang merasa iba mengizinkan sang putri untuk tinggal di sana. Asalkan, ia mau bekerja membantunya di dapur. Sang putri setuju dan akhirnya bekerja sebagai juru masak di penginapan tersebut.


Kemahirannya dalam memasak lama-lama sampai ke telinga kerajaan. Raja kemudian memanggil juru masak tersebut untuk memasak makanan dalam rangka pernikahan putri sulungnya. Sayangnya, setiap makanan yang dibuat oleh juru masak yang juga sang putri bungsu, raja tidak menyukainya. 


Raja selalu memuntahkan atau melepeh setiap makanan yang masuk ke dalam mulutnya. Ia kemudian memanggil sang juru masak untuk ditanya mengapa ia tidak memasukkan garam ke dalam setiap masakan yang ia buat.


Sang juru masak yang juga putri bungsu raja menjawab, “Aku tidak lupa memasukkan garam ke dalam setiap masakan. Tetapi aku memang sengaja tidak memasukkannya karena aku ingat, dulu raja pernah mengatakan bahwa garam bukanlah barang yang berharga. Hal itu Anda katakan saat putri Anda memberikan garam sebagai hadiah.”


Raja tertegun mendengar jawaban juru masak tersebut. Ia lantas berpikir bahwa ternyata keberadaan garam di dunia ini adalah hal yang penting. Karena masakan apapun kalau tidak diberi garam rasanya jadi tidak enak. Raja kemudian menyadari bahwa ia telah melakukan kesalahan karena sudah mengusir putri bungsunya.


Mendengar penyesalan sang ayah, putri yang juga juru masak membongkar penyamarannya di depan raja. Raja terkejut dan terharu karena akhirnya putri bungsu yang sudah ia usir telah kembali ke rumah. Ia juga kembali meminta maaf pada putri bungsunya dan langsung mengangkatnya menjadi ratu.

You Might Also LIke