×

Stay in The know

Intermezzo

Dolce & Gabbana: Donasi untuk Penelitan Virus Corona

Dolce & Gabbana: Donasi untuk Penelitan Virus Corona
Anggia Hapsari

Sat, 22 February 2020 at 09.02

Inilah cara Dolce & Gabbana menunjukkan rasa pedulinya terhadap problem virus Corona. 

Durasi baca: 55 detik


Dunia memang sedang dihebohkan dengan virus Corona yang ditemukan di Wuhan sejak Desember 2019. Hal ini sukses memberi dampak dramatis yang memengaruhi berbagai sektor kehidupan manusia di berbagai bidang.


World Health Organization bahkan belum juga mendapatkan penangkalnya. Sehingga berbagai donasi sedang dikumpulkan untuk memecahkan masalah ini sekaligus mencari penawar virus Corona.

(BACA JUGA: Dolce & Gabbana Batalkan Show di Shanghai karena Kasus Rasis)


Dilansir dari laman Women’s Wear Daily, berbagai perusahaan dan yayasan telah bersepakat mengumpulkan dana. Contohnya PepsiCo dan Procter & Gamble yang menyumbangkan masker khusus serta peralatan medis yang dibutuhkan untuk menangani virus Corona. Belum lagi Bill & Melinda Gates Foundation yang mendonasikan kurang lebih $5 juta. Hal yang sama juga dilakukan oleh L’Oreal, LVMH, hingga Microsoft.


Di dunia fashion, kabar terbaru terdengar dari label Dolce & Gabbana. Rumah mode itu telah bersepakat untuk berdonasi mendukung penelitan yang dilakukan oleh Professor Alberto Mantovani, Scientific Director dari Istituto Clinico Humanitas dan Emeritus Professor of Pathology di Humanitas University, Milan. 


Humanitas University adalah merupakan universitas swasta Italia yang didedikasikan untuk ilmu kedokteran. Proyek penelitian virus Corona ditujukan untuk meletakkan dasar pemikiran sebagai usaha mengembangkan intervensi diagnostik dan terapeutik dalam melawan virus Corona.

(BACA JUGA: Penyebaran Virus Corona Ganggu Bisnis di Tiongkok)


Dengan kompak, hal ini dibenarkan oleh Stefano Gabbana dan Domenico Dolce. Mereka menyatakan bahwa bisa jadi gerakan yang mereka lakukan terasa kecil, namun sebenarnya dapat memberi makna besar untuk membantu menyelesaikan masalah dramatis virus Corona.

(Anggia Hapsari, foto: WWD.com)


You Might Also LIke