Stay in The know

ads

Intermezzo

Ketahui 3 Ciri-Ciri Berita Hoax di Media Sosial

Ketahui 3 Ciri-Ciri Berita Hoax di Media Sosial

Perhatikan tiga ciri-ciri berita hoax berikut agar Anda tidak lagi tertipu

Durasi baca: 1 menit.


Setiap ada kejadian besar, media sosial pasti akan ramai dengan berbagai pemberitaan. Sayangnya, ada beberapa oknum yang memanfaatkan hal tersebut untuk hal yang tidak baik. Salah satunya adalah menyebarkan sebuah berita bohong atau belum terbukti faktanya yang disebut hoax. Agar tidak terpancing emosi, Anda perlu berhati-hati dengan mengetahui ciri-ciri berita hoax.


Hoax (baca: hoks) berasal dari bahasa Inggris yang berarti  berita bohong, kini kata tersebut telah diserap dalam bahasa Indonesia yaitu hoaks. 

(BACA JUGA: Mengapa Hoax Mudah Tersebar? Ini Penyebabnya!)


Hoax sendiri awalnya dicetuskan oleh seorang filsuf Inggris bernama Robert Nares. Saat itu, Nares selalu menggunakan kata hocus, yang merupakan sebuah mantra kebohongan untuk menyebut para penipu. 


Kemudian di tahun 2006, ada sebuah film bernama The Hoax, yang bercerita tentang skandal kebohongan publik yang sangat besar. Hingga melibatkan banyak orang termasuk seorang novelis bernama Clifford Irving. Sejak itu, istilah hoax menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia.




Bicara soal hoax, banyak dari Anda pasti merasa bingung jika ditanya apakah sebuah berita benar adanya atau hanya kebohongan belaka? Terlebih, media sosial seperti Instagram, Facebook,  dan Twitter terkadang sulit membendung penyebarluasan berita.


Maka dari itu, sebagai masyarakat yang baik Anda tentu harus cermat dalam menilai sebuah berita. Berikut ini setidaknya ada tiga ciri-ciri berita hoax yang perlu Anda ketahui. Perhatikan dengan saksama, agar Anda tidak terjebak dalam lingkaran kebohongan. Semua poin yang tertulis, telah disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke