Stay in The know

ads

Intermezzo

Keberuntungan Hingga Duka, Inilah Arti Warna di Berbagai Negara

Keberuntungan Hingga Duka, Inilah Arti Warna di Berbagai Negara

Merah, kuning, sampai ungu, ternyata memiliki arti berbeda di setiap negara dan budaya

Durasi baca: 1 menit.


Saat Lunar New Year tiba, di Indonesia terutama warna merah sudah pasti akan mendominasi berbagai sudut kota. Bagi etnis Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, semangat, dan keberanian. Itulah mengapa, saat merayakan Imlek, setiap orang yang datang bertamu dilarang keras untuk memakai busana bernuansa hitam dan putih.


Karena dianggap akan memengaruhi masa depan ke arah yang buruk. Tidak hanya Cina, negara-negara lain juga ternyata memiliki warna keberuntungan. Warna-warna ini dipercaya mewakili sesuatu yang dianggap penting. Kira-kira negara mana dan apa saja warna keberuntungannya? Simak selengkapnya di bawah ini!

(BACA JUGA: Ini Alasan Mengapa Imlek Identik dengan Busana Warna Merah)


WARNA MERAH

Ternyata tidak hanya di Cina, warna merah juga dianggap sebagai simbol penting di beberapa negara lainnya. Seperti di India misalnya, warna merah dianggap sebagai simbol kekayaan, kekuatan, cinta, kecantikan, kesucian, kesuburan, keberanian, dan rayuan.


Sedangkan di Afrika Selatan, warna merah melambangkan kesedihan atau duka. Itulah mengapa di bendera Afrika Selatan terdapat warna merah. Hal ini melambangkan kekerasan dan pengorbanan yang pernah dilakukan oleh masyarakatnya untuk meraih kemerdekaan.




WARNA KUNING

Bagi beberapa negara, kuning adalah warna yang melambangkan kehangatan dan keceriaan. Namun untuk beberapa negara, warna ini justru dianggap sebagai simbol duka atau buruk. Prancis misalnya, menganggap warna kuning sebagai bentuk kecemburuan, kelemahan, pengkhianatan, dan kontradiksi atau pertentangan.


Sangat berbeda dengan Jepang. Di Jepang warna kuning dianggap sebagai simbol keberanian, kekayaan, dan menjadi lebih baik. Hal ini berawal dari perang antar dinasti pada tahun 1357. Saat itu, para tentara memakai atribut berwarna kuning sebagai simbol keberanian.


WARNA UNGU

Di budaya barat, warna ungu umumnya menjadi simbol untuk kekayaan, kekuasaan, hingga ketenaran. Itulah mengapa, warna ini selalu erat menjadi salah satu warna pakaian keluarga kerajaan. Di beberapa negara, warna ungu diartikan sebagai kematian atau pemakaman. Seperti Inggris, Italia, Brazil, Thailand, Italia, dan beberapa negara penganut agama Katolik lainnya.


Sedangkan di Amerika Serikat, warna ungu menjadi simbol kehormatan atau penghargaan. Hal ini biasa menjadi simbol penghargaan yang diberikan kepada para tentara. Penghargaan berwarna ungu, menjadi penghargaan tertinggi atas pencapaian atau keberanian para tentara tersebut saat berperang.




WARNA JINGGA

Warna berikutnya yang juga memiliki arti di beberapa negara adalah warna jingga atau oranye. Di beberapa negara barat, warna oranye melambangkan rasa penasaran, keinginan mencoba hal baru, kreativitas, hingga statement seseorang. Itulah mengapa warna ini seringkali ditemukan di dalam outfit orang-orang barat.


Sedangkan di negara lain seperti Belanda misalnya, warna oranye merepresentasikan keluarga kerajaan. Sehingga dianggap sebagai lambang dari kekayaan dan kemakmuran. Sedangkan di Mesir, warna oranye dilambangkan sebagai warna duka.


Berbeda lagi dengan Jepang dan Cina yang menganggap warna jingga sebagai keberanian, kebahagiaan, cinta, dan kesehatan. Begitu juga dengan Ukraina. Di negara ini warna oranye dianggap sebagai simbol kekuatan dan keberanian.


WARNA HIJAU

Ketika mendengar nama hijau, beberapa dari Anda pasti berpikir tentang alam, hutan, lingkungan, seragam tentara, hingga uang. Tidak salah, karena di beberapa negara warna hijau memang menjadi simbol untuk hal-hal tersebut. Di Irlandia, warna hijau melambangkan keberuntungan hingga leprechauns (peri hijau dalam cerita rakyat Irlandia).


Sedangkan di banyak negara timur dan budaya Asia, warna hijau sering digambarkan sebagai kehidupan yang abadi, awal perjalanan, muda, sehat, kemakmuran, dan kesuburan. Berbeda lagi dengan negara-negara di Amerika Selatan yang menganggap bahwa warna hijau merupakan simbol kematian.




(Andiasti Ajani, foto: samuel zeller, michael catalisano, denise chan, hal ozart/unsplash.com)

You Might Also LIke