Stay in The know

Intermezzo

Selamat! Anjing Kintamani Akhirnya Diakui Sebagai Ras Asli Indonesia

Selamat! Anjing Kintamani Akhirnya Diakui Sebagai Ras Asli Indonesia

Hal ini ditetapkan oleh Federation Cynologique Internationale setelah diteliti selama dua tahun

Durasi baca: 1 menit.


Jika bicara soal anjing, jenis anjing apa yang menjadi favorit Anda? Siberian Husky? Golden Retriever? Labrador? Pitbull? Atau mungkin anjing-anjing kecil seperti Pomeranian dan Chihuahua? Bagaimana dengan anjing Kintamani?


Anjing Kintamani adalah anjing yang berasal dari Pegunungan Kintamani, Bali. Anjing Kintamani, sebetulnya menjadi favorit banyak orang karena cara merawat dan menjaganya tidak sulit. Anjing Kintamani utamanya adalah berwarna putih. Tetapi tidak sedikit juga yang berwarna hitam, krem, hingga belang-belang.


Bulunya juga tidak panjang alias medium dan sedikit kasar. Berat badannya terbilang standar. Jantan, biasanya memiliki berat maksimal di angka 15 sampai 17 kilogram. Sedangkan betina di angka 13 sampai 15 kilogram. 


Tinggi badannya juga standar, jantan setinggi 45 sampai 55 sentimeter. Sedangkan betina setinggi 40 sampai 50 sentimeter. Tidak terlalu tinggi sehingga aman jika masuk ke dalam rumah. Itulah mengapa, banyak orang suka memelihara anjing Kintamani dibandingkan dengan jenis anjing lainnya.

(BACA JUGA: Pelihara Hewan, Beli atau Adopsi?)



(Foto: instagram.com/kuluk_pondokan)


Anjing Kintamani baru-baru ini menuai prestasi baru. Setelah menunggu dan menjalani proses selama dua tahun, akhirnya anjing Kintamani diakui sebagai anjing asli dari Indonesia. Pengakuan ini ditetapkan oleh Federation Cynologique Internationale (FCI) yang berpusat di Belgia.


Penetapan anjing Kintamani sebagai ras asli Indonesia pertama kali dimulai oleh Indonesia Kennel Klub (IKK). IKK adalah organisasi yang diakui oleh pemerintah dan berwenang untuk menetapkan silsilah anjing. Misinya adalah untuk melestarikan anjing ras murni asli Indonesia.


Perjalanan anjing Kintamani untuk mendapat pengakuan tidak mudah. IKK bahkan mengumpulkan puluhan ahli dan relawan, untuk mengumpulkan sampel darah anjing Kintamani. Hasilnya? Tidak sia-sia, karena anjing Kintamani kini resmi dan sah menjadi penghuni asli Indonesia. 


Pemerintah Bali menyambut baik kabar ini. I Wayan Koster selaku Gubernur Bali mengatakan, bahwa ia meminta Dinas Peternakan untuk mendata jumlah populasi anjing Kintamani, kondisinya, serta posisinya ada di mana saja. 


“Setelah diketahui jumlahnya, berikutnya adalah pembudidayaan atau penangkaran. Kita akan sediakan tempat untuk memelihara anjing ini. Supaya lebih terkontrol kemurniannya,” tutur I Wayan seperti yang dikutip dari Kompas TV.


(Andiasti Ajani, foto: instagram.com/kuluk_pondokan)

Author:

You Might Also LIke