Stay in The know

ads

Intermezzo

Alasan Ilmiah Perempuan Rentan Kedinginan daripada Pria

Alasan Ilmiah Perempuan Rentan Kedinginan daripada Pria

Mitos atau fakta?

Durasi baca: 1 menit. 


Apakah pasangan  pernah meminjamkan sehelai mantelnya untuk Anda yang kedinginan diterpa angina malam saat berkencan? Hal ini mungkin tampak jantan di mata Anda tetapi di sisi lain mungkin pasangan merasa tidak membutuhkan pelapis hangat sama sekali. Tidak banyak yang menyadari bahwa pria cenderung lebih tahan berada dalam lingkungan bersuhu rendah dibandingkan para perempuan. Melansir dari Foxnews.com, berikut alasan ilmiahnya mengenai perbedaan suhu antara pria dengan perempuan. 


(BACA JUGA: PEREMPUAN LEBIH ANDAL LAKUKAN 5 HAL INI)


SUHU TUBUH INTI PEREMPUAN TINGGI



(Foto: Stocksnap/Pixabay.com)


Penelitian yang diterbitkan JAMA Network oleh peneliti dari University of Maryland School of Medicine menemukan bahwa suhu tubuh selalu berubah dan bervariasi. Suhu tubuh sangat subjektif sehingga setiap orang memiliki suhu yang berbeda dan berubah setiap harinya. Menurut pengukuran yang dilakukan ternyata suhu tubuh para perempuan secara konsisten dinilai lebih tinggi daripada para pria. Artinya, perempuan akan menjadi lebih hangat. Ini masalahnya, ketika perempuan terbiasa terjaga dalam suhu yang hangat maka ketika di terpa hawa dingin akan lebih sensitif dan lebih sulit suhu tubuh beradaptasi. 


SUHU TUBUH INTI TERTINGGI PEREMPUAN MELAHIRKAN 

Sebenarnya, dalam kondisi normal perempuan sudah memiliki suhu badan yang cukup hangat namun hal ini meningkat berlipat ganda saat seorang perempuan hamil dan melahirkan. Kenaikan ini disebabkan adanya konsumsi obat hormonal yang dapat memengaruhi suhu tubuh. Risiko tidak tahan terhadap hawa dingin sangat rentan terjadi sehingga penting untuk tetap menjaga kondisi ruangan tetap hangat pasca melahirkan. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke