Stay in The know

ads

Intermezzo

Ternyata, Ada 4 Negara di Dunia yang Melarang Perayaan Tahun Baru

Ternyata, Ada 4 Negara di Dunia yang Melarang Perayaan Tahun Baru

Peraturan dilarang merayakan tahun baru bahkan sudah disahkan secara hukum di negara-negara tersebut.

Durasi baca: 1 menit.


Malam pergantian tahun atau tahun baru, adalah momen yang umumnya dijadikan sebagai ajang kumpul atau pesta oleh orang-orang. Entah bersama keluarga, pasangan, teman-teman, dan lain sebagainya. Selain berkumpul untuk berpesta, beberapa orang memilih berkumpul dan berdoa supaya di tahun yang baru kehidupan mereka menjadi lebih baik.

(BACA JUGA: 4 Negara yang Melarang Perayaan Natal. Apa Alasannya?)


Tapi tahukah Anda, bahwa ternyata perayaan tahun baru yang sifatnya bersenang-senang ini dilarang di beberapa negara? Kira-kira negara apa saja yang melarang perayaan tahun baru? Simak artikelnya berikut ini.




BRUNEI DARUSSALAM

Negara pertama yang melarang perayaan tahun baru adalah Brunei Darussalam. Brunei memang dikenal menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menerapkan syariat Islam sebagai dasar pemahaman di negaranya. 


Brunei, memiliki aturan yang ketat soal perayaan apapun yang sifatnya hura-hura. Masyarakat yang ada di bawah kepemimpinan Sultan Hassanal Bolkiah ini sebetulnya boleh merayakan tahun baru, tetapi secara terbatas. Hanya boleh di sekitaran tempat tinggalnya saja.


TAJIKISTAN

Negara kedua yang juga melarang perayaan tahun baru adalah Tajikistan. Sama seperti Brunei, negara ini meminimalkan perayaan yang bersifat duniawi sehingga peristiwa yang identik dengan hura-hura sudah pasti dilarang. 




SOMALIA

Negara berikutnya yang juga melarang perayaan tahun baru adalah Somalia. Negara yang terletak di ujung benua Afrika ini menerapkan aturan yang keras soal pelarangan perayaan tahun baru. Pemerintah Somalia bahkan bisa mengerahkan aparat berwenang dan intelejen, untuk mencegah masyarakat yang ‘nakal’ atau ingin merayakan tahun baru.


ARAB SAUDI

Negara terakhir yang melarang adanya perayaan tahun baru adalah Arab Saudi. Tapi, Arab Saudi memiliki alasan khusus mengapa melarang masyarakatnya untuk merayakan tahun baru.


Di negara ini, terdapat dua lokasi yang dianggap suci untuk umat muslim. Yakni Mekah dan Madinah. Pelarangan perayaan tahun baru juga diusulkan oleh ulama-ulama di negara tersebut. Kemudian disetujui dan disahkan oleh Raja Arab Saudi.




(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/kent lee, pexels.com/trung ngunyen, bmtehran.ir, verdict.co.uk)

You Might Also LIke