Stay in The know

ads

Intermezzo

3 Kurator Lokal Unjuk Gigi di Pameran Seni yang Digelar oleh Hotel Monopoli

Naufal Abshar, Haris Hazka, dan Reza Zefanya Mulia, adalah tiga kurator yang menunjukkan karyanya di pameran seni ini

Durasi baca: 2 menit.


Pada akhir bulan Maret kemarin, Hotel Monopoli secara resmi membuka pagelaran Art Exhibition yang berkolaborasi dengan tiga kurator muda ternama dan berbakat Indonesia. Mereka adalah Naufal Abshar, Haris Hazka, dan Reza Zefanya Mulia. Ketiga kurator ini memamerkan hasil karyanya yang tentu saja memiliki pesan-pesan tersembunyi.


Mulai dari isu sosial hingga kreativitas yang muncul tiba-tiba. GLITZMEDIA.CO yang berkesempatan untuk hadir di malam pembukaan, berhasil berbincang dengan salah satu kurator yakni Reza. Reza adalah seniman kontemporer muda sekaligus social media specialist yang lahir pada tahun 1994.

(BACA JUGA: Satu Dekade, ART JAKARTA 2019 Siapkan Pagelaran Seni Istimewa)


Dalam pameran kali ini, Reza memamerkan beberapa instalasi yang terbilang unik. Yakni berupa cermin-cermin dan CCTV. Reza mengaku bahwa karya-karyanya ini adalah bentuk spontanitas dari dirinya. 


“Instalasi yang CCTV misalnya, itu terinspirasi dari pengalaman pribadi saat saya magang di galeri seni. Instalasi tersebut hidup, setiap CCTV-nya bergerak dan ada suaranya juga. Suara itu saya rekam saat menegur pengunjung, menyampaikan informasi, dan lain sebagainya. Diam-diam saya rekam dan saya tampilkan di instalasi tersebut,” ujar Reza.


Jika Anda ingin melihat seperti apa karya-karya Reza dan karya kurator lainnya, langsung saja geser foto-foto yang ada di atas. Jika Anda tertarik untuk melihatnya secara langsung, hari ini adalah hari terakhir. Sehingga pastikan untu berkunjung ke sana hari ini, ya!


(Andiasti Ajani, foto: andiasti ajani)