×

Stay in The know

Events

Ternyata, Posisi Perempuan dalam Pembangunan SDM di Indonesia Adalah Penting!

Ternyata, Posisi Perempuan dalam Pembangunan SDM di Indonesia Adalah Penting!
Andiasti Ajani

Thu, 19 December 2019 at 08.01

Bahkan, keberadaan perempuan untuk pembangunan SDM Indonesia menjadi salah satu kunci kemajuan negara.

Durasi baca: 1 menit.


Streotype terhadap perempuan terutama di Asia seperti Indonesia, memang sudah ditanamkan sejak dulu. Sebagai contoh, anak perempuan hanya boleh menetap dan melakukan kegiatan di rumah. Mulai dari memasak, bersih-bersih rumah, dan lain sebagainya.


Padahal sosok perempuan dalam lingkaran sosial masyarakat, memiliki peran dan kapasitas yang lebih besar bahkan sama porsinya seperti laki-laki. Minggu lalu, sebuah acara bernama Summit on Girls, membedah fenomena ini. Pihak penyelenggara mengambil tema soal investasi pada anak dan perempuan muda. 


Investasi seperti apa yang dimaksud oleh tema tersebut? Banyak macamnya. Salah satunya soal kesetaraan gender. Termasuk soal memperluas akses pendidikan dan pilihan karier yang beragam. Beberapa tahun belakangan banyak sekali gerakan atau aktivis yang ingin mewujudkan kesetaraan gender.


Karena itulah, sebuah yayasan bernama Plan International Indonesia menggelar acara bertajuk Summit on Girls dengan tema “Getting Equal: Let’s Invest in Girls”. Acara Summit on Girls dihadiri oleh banyak tokoh perempuan yang juga penggerak yang memiliki pengaruh besar untuk Indonesia.

(BACA JUGA: MYTV Woman with Legacy: Dukungan dari Perempuan untuk Perempuan)




Seperti Suahasil Nazara selaku Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, H.E. Cameron MacKay selaku Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Suci Apriani selaku Ketua Kelompok Perlindungan Anak Desa Lombok Barat, Suzy Hutomo sebagai Pendiri dan Chairperson dari The Body Shop Indonesia, hingga aktris sekaligus aktivis kesetaraan gender Hannah Al-Rashid.


Saat pembukaan, Suahasil Nazara juga sempat menyampaikan pidatonya soal betapa pentingnya peran perempuan dalam kemajuan sebuah negara. Ia mengatakan, bahwa negara akan kehilangan potensi terbesarnya, jika gagal memberdayakan perempuan.


Pemberdayaan ini bisa dimulai dengan cara menginvestasi banyak hal pada anak-anak perempuan. Misalnya pendidikannya, pengembangan bakatnya, sehingga diri mereka terbentuk untuk siap berpartisipasi dalam kiat-kiat memajukan negara di masa depan.


Kesetaraan gender dapat meningkatkan potensi produk domestik bruto (PDB). Di Indonesia, PDB tahunan berpotensi meningkat hingga 135 miliar USD pada 2025 dengan tercapainya kesetaraan gender (menurut survei McKinsey pada tahun 2018).

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke