×

Stay in The know

Events

Simfoni untuk Bangsa, Kenang 60 Tahun Elfa Secioria

Simfoni untuk Bangsa, Kenang 60 Tahun Elfa Secioria
Anggia Hapsari

Tue, 27 August 2019 at 19.57

The Resonanz Music Studio, kembali menyelenggarakan konser dengan membawakan karya Elfa Secioria.

Durasi baca: 45 detik


Lagu yang diciptakan oleh mendiang Elfa Secioria disinyalir menjadi pilihan lagu yang indah di Indonesia. Itulah sebabnya, The Resonanz Music Studio didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, kembali menyelenggarakan konser seri Simfoni Untuk Bangsa 2019. 


Konser yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2010 tersebut membawakan lagu-lagu karya komposer dan pencipta lagu kebanggaan Indonesia, Elfa Secioria Ridwan ( 1959-2011) ke hadapan para penikmat seni di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada 25 Agustus 2019 lalu.

(BACA JUGA: Rekomendasi Lagu untuk Meredakan Stres)


Sebenarnya, ada istilah tidak resmi yang berkembang di kalangan penikmat musik tentang sebuah lagu, yaitu lagu festival. Lagu festival cenderung berbeda dari selera lagu yang tengah populer dan seakan menjadi pembeda dengan lagu yang diproduksi di pasar musik rekaman. 


Lagu festival dibuat khusus untuk dinyanyikan saat festival di dalam ataupun luar negeri. Tak jarang, lagu festival ini menjadi benchmark lagu yang baik. Mendiang Elfa Secioria, yang telah meninggal tahun 2011 lalu akibat penyakit ginjal tersebut, merupakan pencipta lagu yang dikenal sebagai pencipta lagu festival andalan Indonesia.


Sedangkan, jika Anda kembali mengingat masa lalu, Harvey Malaiholo, pembawa lagu “Kusadari” karya Elfa yang keluar sebagai Lagu Terbaik pada Festival Lagu Pop ASEAN V tahun 1988 di Singapura, seringkali dikenal sebagai penyanyi festival karena keandalannya bernyanyi.


PESTA UNTUK ELFA


Elfa Secioria lahir di Garut, 20 Februari 1959. Ia tumbuh di tengah keluarga pecinta musik. Elfa memulai bermain piano ketika ia berumur lima tahun, dan tiga tahun setelahnya ia sudah bergabung dengan grup beraliran jazz bernama Trio Jazz Yunior IVADE.


Karena Elfa dinilai sebagai salah satu tokoh musik yang layak untuk terus dikenang, maka seri konser yang ke-10 dari Simfoni Untuk Bangsa menampilkan beberapa karya besar dari Elfa seperti "Kugapai Hari Esok", "Selamat Datang Cinta", dan "Detik tak Bertepi". 


Selain beberapa karya Elfa, konser ini juga menyajikan sebuah lagu karya salah satu guru musik Elfa, yaitu F. A. Warsono yang berjudul "Pelangi", beserta lagu-lagu daerah Indonesia yang diaransemen oleh arranger muda Indonesia yang dikemas sangat indah.

(BACA JUGA: Lagu Indonesia Penuh Cerita Versi GLITZMEDIA.CO)


Farman Purnama yang juga pernah berguru kepada Elfa, secara khusus juga menciptakan karya-karya baru, yang dipentaskan secara perdana dalam konser ini.


Setelah mengangkat tema seperti lagu perjuangan Indonesia, soundtrack film dari masa ke masa, lagu dolanan anak-anak Indonesia, hingga memperingati komponis besar Indonesia seperti mendiang Ismail Marzuki dan Mochtar Embut, kali ini Simfoni Untuk Bangsa hadir untuk memberikan penghargaan bagi mendiang Elfa Secioria yang telah memberikan kontribusi besar untuk perkembangan musik Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.


Konser Simfoni Untuk Bangsa 2019 dibuka dengan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan Elfa’s Overture, medley "Kampuang Nan Jauh Dimato" & "Tokecang", "Pelangi", "Kusadari", "Pelangiku", "Sesuatu", "Lihatlah Lebih Dekat", medley "Bintang-Bintang" & "Balon Udara", "Ucaplah Untuk Terakhir", "Selamat Datang CInta", "Ada Kamu", "Detik Tak Bertepi", "Bermain Musik", "Kugapai Hari Esok", "Untuk Abang", "Rampok Melayu", dan ditutup dengan lagu "Pesta".


Avip Priatna selaku Direktur Musik The Resonanz Music Studio menyatakan, bahwa sosok Elfa merupakan salah satu ‘Pahlawan’ yang telah banyak berjasa dalam perkembangan musik pop dan jazz di Indonesia.


Tidak hanya mencipta dan mengaransemen musik yang indah, dedikasi beliau dalam bidang pendidikan musik di Indonesia sangat tinggi sehingga menghasilkan musisi dan penyanyi yang berprestasi,” ujarnya sambil mengenang sosok Elfa Secioria yang lagu-lagunya selalu diminati dan membahagiakan masyarakat Indonesia, persis seperti reaksi penonton yang menonton konser musik malam itu. 


(Audy Muhammad Lanta/ Anggia Hapsari, foto: Djarum Foundation)


You Might Also LIke