Pabrik Susu Sapi 

Meninggalkan peternakan, GLITZMEDIA.CO singgah ke pabrik susu sapi. Lagi-lagi  beruntung, karena tak semua orang bisa masuk ke dalam pabrik ini. Pengunjung yang masuk harus melalui ruang sterilisasi, menggunakan seragam khusus, dan akan disemprotkan cairan anti-bakteri. GLITZMEDIA.CO melihat seluruh proses pengolahan susu sapi hingga dalam wujud kemasan yang biasa ditemui di pasar swalayan.  



Alat poses pengolahan susu mampu memusnakan bakteri, sehingga kualitas serta kebersihan dijamin baik. Greenfileds juga melakukan proses seleksi lemak, pemisahan susu low fat dan susu full cream. GLITZMEDIA.CO bahkan sempat melipir ke area pembuatan keju Ricotta, Bocconcini, dan Mozzarella yang juga milik perusahaan Greenfields. 




Pemanfaatan Limbah Sapi

Tidak semata-mata mencari keuntungan, Greenfields juga memberikan kontribusi positif untuk para petani di sekitar area peternakan dan pabrik. Semua kotoran sapi diolah, digunakan sebagai pupuk kompos, membagikannya kepada para petani di sekitarnya untuk membantu merawat tanaman panen (padi dan jagung) mereka. 

Semua hasil panen tersebut pun akan dibeli kembali oleh Greenfiled sebagai bahan pangan sapi perah di perternakan. Greendfileds juga tengah melakukan proses biogas untuk memanfaatkan semua kotoran sapi menjadi bahan tenaga listrik, air, dan gas, sehingga tidak ada limbah pabrik yang merugikan masyarakat setempat. Dua hari di Malang seperti membuka mata dan pikiran GLITZMEDIA.CO akan hal baru. Semakin yakin mengonsumsi susu Greenfields setiap harinya! 



(Elizabeth Puspa, Image: FleishmanHillard)