×

Stay in The know

Events

Pulasan Pacific Paint Pada Pasar Kanoman Cirebon

Pulasan Pacific Paint Pada Pasar Kanoman Cirebon
Shilla Dipo

Sun, 6 May 2018 at 15.00

Cirebon menambah daftar tempat wisatanya.

Durasi baca: 40 detik.


Cirebon yang dikenal dengan Kota Udang baru-baru ini memperkenalkan destinasi wisata barunya. Kota ini menawarkan wisata mengikuti perkembangan zaman sekarang  dengan menawarkan pemandangan menarik. Bekerjasama dengan Pacific Paint, pihak Keraton di Cirebon merombak sebuah pasar menjadi tempat yang indah. Pasar yang terletak di kawasan Keraton Kanoman Cirebon ini, dicat ulang menjadi berwarni-warni sehingga penampakan pasar yang sebelumnya terlihat tua dan kusam menjadi lebih berwarna. Kegiatan ini menjadi salah satu program CSR Pacific Paint mengikuti jejak CSR sebelumnya di Kota Tual, Maluku.


Kawasan Pasar Kanoman ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk membeli berbagai macam oleh-oleh khas Cirebon dan beberapa kuliner khas Cirebon juga dijajalan di sini. Letak pasar ini berada di antara Keraton Kanoman dan Keraton Kasepuhan, namun lebih dekat dengan Keraton Kanoman. Pasar ini juga dikenal dengan pecinan karena didominasi oleh etnis Tionghoa. Tidak dapat dipungkiri mengapa di Cirebon banyak etnis Tionghoa yang menetap, karena melihat sejarah silsilah Keraton di Cirebon, Sunan Gunung Jati saat itu menikah dengan putri dari Dinasti Ming, Ong Tien. Selain itu di Keraton Kasepuhan maupun di Keraton Kanoman pun tidak luput dari ornamen khas Tiongkok.




Para pedagang di Pasar Kanoman ini diberikan kebebasan untuk memilih warna yang mereka inginkan, namun pilihan warna tersebut lebih di perkecil oleh pihak vendor ke warna pastel, mengingat kondisi cuaca di Cirebon yang sangat panas akan memperkecil daya tahan cat. Walapun warna warni Pasar Kanoman tidak menyeluruh hingga ke atap-atap gedung seperti kebanyakan tempat sejenis yang berwarna-warni, animo masyarakat tetap terlihat. Menurut pengakuan Ibu Neni, salah satu pemilik ruko yang ikut dicat ulang, beliau sangat senang melihat bantuan dari pihak Pacific Paint dan Keraton. Karena beliau mengaku rukonya tersebut memang terlihat kusam sejak lama dan beliau juga sudah lupa kapan terakhir mengecat rukonya. Ibu Neni di Pasar Kanoman menjual gerabah berbentuk teko yang diperuntukan untuk meminum teh, karena teh upet Cirebon sangat terkenal menjadi buah tangan daerah itu.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke