Semua perempuan akan mengalami beragam siklus reproduksi yang berpengaruh besar terhadap kesuburannya.

Kebanyakan perempuan disibukkan dengan kecantikan fisik semata, mulai dari perawatan kulit, wajah, hingga pelangsingan tubuh. Padahal alat reproduksi pada perempuan menjadi satu masalah yang harusnya menjadi prioritas. Bagaimanapun juga kebersihan dan kesehatan organ intim menjadi cikal bakal yang menentukan baik tidaknya bibit-bibit generasi selanjutnya. Hal tersebut membuat Bamed Health Care meresmikan Bamed Women's Clinic untuk mengajak para perempuan untuk lebih peduli dengan alat reproduksinya.

Seperti yang kita tahu, setiap perempuan akan memasuki beberapa tahap reproduksi, yakni; masa pubertas, mestruasi, kehamilan, pre menopause, dan menopause. Anda akan mengalami beragam jenis permasalahan berbeda-beda di dalam setiap fase tersebut. “Edukasi secara konsisten tentang kesehatan reproduksi penting dilakukan. Reproduksi menentukan kualitas hidup seorang perempuan, karena Anda yang akan mengandung dan melahirkan generasi ke depan. Sehingga tumbuh kembang buah hati sangat bergantung pada kesehatan sang ibu,” ujar dr. Yassin Yanuar MIB, SpOG, MSc, selaku direktur utama Bamed Health Care.

Pada acara diskusi media yang digelar di Thamnak Thai, Menteng, dr. Dwi Priangga, SpOG, menjelaskan bahwa alat reproduksi perempuan hendaknya dijaga sejak mereka masih remaja. “Setiap perempuan akan melalui fase menstruasi. Pada tahap awal ini sebenarnya kita sudah dapat mendeteksi ada tidaknya penyakit. Lebih dari 50% perempuan akan mengalami gangguan menstruasi setidaknya 1 kali dalam masa reproduksinya. Gejala ini sebaiknya jangan disepelekan. Segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan, agar tidak berdampak buruk ke depannya," ungkapnya saat ditemui GLITZMEDIA.CO pada 25 April 2017. 

(Elizabeth Puspa, Image: GLITZMEDIA.CO)