Mengusung tema 'Restart', IDEAFEST 2020 akan digelar pada tanggal 5 – 15 November 2020. 

Durasi baca: 55 detik.


Sebagai salah satu festival kreatif dalam industri perekonomian, IDEAFEST tentu memiliki peran penting bagi anak-anak muda. Mengapa? Karena di festival ini, anak-anak muda bisa mendapat banyak ilmu dan inspirasi, dari sejumlah tokoh yang kiprahnya di industri ekonomi kreatif Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi.


Sayangnya, karena pandemi corona IDEAFEST 2020 akan digelar secara online alias virtual. Tetapi lewat konferensi pers yang digelar minggu lalu, pihak IDEAFEST meyakinkan bahwa esensi atau konten materi yang disuguhkan untuk masyarakat tidak akan berkurang.


“Pandemi justru membuat banyak orang lebih produktif. Terbukti banyaknya wirausaha ekonomi baru yang bermunculan saat pandemi. Karena itu IDEAFEST tahun ini yang bekerja sama dengan KEMENPAREKRAF, menyediakan akses informasi dengan konten dan program yang beragam, guna menginspirasi masyarakat. Termasuk dengan melibatkan generasi muda Indonesia yang ada di dalam komunitas kreatif,” ujar Ben Soebiakto selaku CEO Samara Media & Entertainment.


Masih lewat konferensi pers yang sama, Ben juga mengatakan bahwa IDEAFEST 2020 akan menghadirkan banyak pembicara yang jumlahnya, mencapai kurang lebih 110 orang. Para pembicara ini terbagi atas beberapa sektor ekonomi kreatif.


Mulai dari bisnis F&B, finansial, musik, fashion, advertising, media, film, dan masih banyak lagi. Nama-nama yang digandeng juga tidak sembarangan. Sejumlah nama besar dikonfirmasi akan bergabung untuk memberikan pengalaman yang mereka punya sebagai pelaku industri ekonomi kreatif.


Seperti sutradara Lucky Kuswandi, Gina S. Noer, aktris Dian Sastrowardoyo, Iqbaal Ramadhan, penyanyi Lesti Kejora, Dita Karang anggota girlband Korea Selatan yakni SECRET NUMBER, hingga international speakers seperti Malcolm Gladwell, Omar Sosa, dan masih banyak lagi. 

(BACA JUGA: Hadirkan 300 Pembicara, Jakarta Content Week 2020 Siap Digelar Bulan Depan!) 



Seperti yang tertulis di atas bahwa IDEAFEST tahun ini mengusung tema ‘Restart’ sebagai campaign. Bukan hanya sekadar kata, IDEAFEST merasa kata itu bisa menggambarkan situasi kehidupan masyarakat selama pandemi.


“2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi semua orang. Tetapi tahun ini juga memberikan kita banyak kesempatan untuk restart, alias menghidupkan lagi semangat untuk menuju hari esok yang lebih baik. Karena itulah tema ‘Restart’ kita pilih dengan harapan, IDEAFEST dapat membantu masyarakat dan komunitas dalam menanggapi perkembangan dunia yang sangat cepat.”


“Bagaimana caranya? Caranya dengan memberikan solusi baru, sampai membantu mereka menciptakan kemitraan sehingga industri ekonomi kreatif Indonesia dan tentu para pelakunya bisa terus bangkit, bisa terus bertahan, meskipun keadaan sedang sulit sekalipun,” tambah Ben.


Sementara itu, untuk menyaksikan IDEAFEST ada harga tiket yang harus Anda keluarkan. Ada dua kategori tiket yakni Live dan Live and Rewind. Kategori Live dijual dengan harga IDR 200 ribu. Sedangkan untuk Live and Rewind dijual seharga IDR 450 ribu.


Anda yang membeli tiket di kategori Live and Rewind, masih bisa mengakses video meskipun seminar yang diberikan oleh pembicara sudah selesai. Video tersebut bisa diakses kembali untuk jangka waktu yang lama. Yakni hingga 31 Desember 2020.


IDEAFEST 2020 bisa disaksikan di dua platform. Yakni melalui situs resminya di www.ideafest.id atau melalui platform streaming vidio.com. Selain konten berbayar, Anda juga bisa menikmati berbagai konten IDEAFEST 2020 secara gratis. Mulai dari IdeaSpark Forum, program musik, experiental expo, F&B, dan beberapa sesi IdeaTalks.


(Andiasti Ajani, foto: dokumentasi liputan6.com, magdelene.co, lesehanmusik.com)