Stay in The know

ads

Events

Hari Ibu: Support Pasangan dan Keluarga dalam Mengasuh Anak

Hari Ibu: Support Pasangan dan Keluarga dalam Mengasuh Anak

Rayakan Hari Ibu kali ini dengan kampanye pemberian support system yang baik untuk Ibu.

Durasi baca: 1 menit


Ada banyak cara untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini. Mulai dari memberikan hadiah favorit, bunga, kompilasi foto, hingga video kepada sosok yang kita panggil Ibu, Mama, Amak, atau Meme dalam bahasa Bali.


Menjadi seorang ibu memang tidak mudah. Ia harus siap siaga selama 24 jam untuk menjaga dan mengasuh anak serta keluarganya. Bagi Mothercare, ucapan terima kasih kepada Ibu diwujudkan melalui kampanye #SenangnyajadiIbu dalam mengasuh anak dan keluarga. 


BERAGAM POLA ASUH

Indonesia terdiri dari berbagai macam suku dan budaya. Di era digital ini, pencampuran budaya lokal yang berbeda akan membuat setiap keluarga memiliki kebiasaan yang tidak sama, apalagi jika pencampuran budaya tersebut melibatkan pasangan yang memiliki status Warga Negara Asing. Sudah pasti, pola asuh anak pun akan makin kompleks, unik, dan menantang. 


Menurut penelitian McClelland Institute di University of Arizona, Amerika Serikat, gaya pengasuhan dapat dipengaruhi oleh budaya seseorang. Apapun gaya pengasuhan Anda, yang terpenting adalah cara Anda merespon kebutuhan anak. 


Dari beragamnya budaya,  norma, dan pola asuh tersebut,  para Ibu tentu dapat saling berbagi cerita menarik dan emosional tentang bagaimana mereka membesarkan anak,” ujar Lina Paulina, Vice President, Mothercare Indonesia. “Yang paling menarik, meskipun setiap Ibu memiliki cerita dan latar belakang berbeda, para Ibu tetap menggunakan bahasa cinta yang sama,” jelas Lina lebih lanjut.


SUPPORT SYSTEM UNTUK IBU

Karena menjadi sosok Ibu bukanlah perkara mudah, Mothercare mengajak setiap orang dalam keluarga untuk menjadi support system yang baik terhadap Ibu dan anak. Melalui kampanye #SenangnyajadiIbu Mothercare menyediakan wadah bari pada Ibu untuk saling berbagi dan menginspirasi satu sama lain. 



Selama masa kehamilan, saya merasa bahagia dengan perhatian suami dan keluarga. Hal itu berlanjut dalam proses mengasuh anak. Di keluarga saya, kehangatan dan perhatian orangtua yang luar biasa sangat lengket di ingatan dan hal itulah yang ingin saya terapkan pada pola pengasuhan anak,” ungkap Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo, yang baru saja menjadi Ibu dengan kelahiran putri pertamanya.


Support system yang baik untuk Ibu tentu membantu pola asuh anak menjadi lebih maksimal. Itulah sebabnya, pada kesempatan yang sama Mothercare pun menghadirkan ‘Welcome To The Club’ yang menyatukan ibu dan ayah untuk mengasuh anak bersama.



Mendidik dan membesarkan si Kecil tidak hanya dilakukan oleh Ibu, namun juga pasangan. Dukungan pasangan dan keluarga pada Ibu akan membuat Ibu lebih bahagia. Otomatis anak menjadi lebih bahagia di mana pun dan apapun budaya sebuah keluarga,” jelas Sandra Dewi yang hadir bersama sang buah hati, Raphael Moeis.


Dengan support system yang baik, anak pun diharapkan mendapatkan pola asuh yang dapat memaksimalkan tumbuh kembangnya. Sehingga, ia kelak dapat menjadi orang dewasa yang percaya diri, mandiri, dan bahagia. Selamat Hari Ibu, ya Bu!


(Anggia Hapsari, foto: Mothercare)


You Might Also LIke