Stay in The know

ads

Events

CASA Indonesia Rayakan 11 Tahun Edar dan 10 Tahun Pameran dengan 1 DEKADE Casa Indonesia

CASA Indonesia Rayakan 11 Tahun Edar dan 10 Tahun Pameran dengan 1 DEKADE Casa Indonesia

1 DEKADE Casa Indonesia menghadirkan banyak instalasi seni yang dapat dijadikan spot membuat konten untuk media sosial

Durasi baca: 1 menit.


Akhir pekan kemarin, majalah asal grup MRA yakni Casa Indonesia menggelar perhelatan besar tahunannya yakni Casa Indonesia 2019. Casa Indonesia rutin menggelar pameran mengenai arsitektur, interior, desain, hingga living and art. Tahun ini, CASA Indonesia memilih tema 1 DEKADE Casa Indonesia untuk merayakan perjalanan pameran ini selama sepuluh tahun.


“Melalui pameren 1 DEKADE Casa Indonesia kami akan terus berkomitmen untuk menjadi tolak ukur perkembangan industri desain di Indonesia,” ujar Prastia Putra selaku Managing Editor CASA Indonesia.


Putra mengatakan, bahwa CASA Indonesia sering berkolaborasi dengan arsitektur atau desainer ternama, agar Indonesia memiliki tolak ukur dalam perkembangan tren di dunia desain. Sehingga, kiprah desain Indonesia juga semakin maju dan dikenal oleh dunia luar.


Ternyata, langkah yang dilakukan oleh CASA Indonesia ini dapat didengar oleh khalayak ramai. Tidak hanya mereka yang menyukai dunia desain dan arsitektur, tapi juga masyarakat umum. Tahun lalu, acara  ini berhasil mendatangkan pengunjung sebanyak 38 ribu orang. Sedangkan tahun ini, jumlah pengunjung yang hadir diperkirakan menjadi lebih banyak.

(BACA JUGA: Pernak-Pernik Dekorasi Rumah Unik)




Mengapa? Karena CASA Indonesia berusaha untuk menarik minat pengunjung, dengan menyulap berbagai booth menjadi sebuah instalasi seni. Sehingga, orang-orang yang gemar membuat konten untuk media sosial akan menemukan banyak spot foto dan video di tempat ini. 


Tidak hanya itu, tahun ini CASA Indonesia mengajak perusahaan interior ternama asal Swedia yakni IKEA, dan meluncurkan sebuah karya bernama IKEA Art Event. IKEA, menampilkan beberapa karpet koleksi terbatas hasil karya desainer-desainer ternama.


Seperti Seulgi Lee, Chiaozza, Craig Green, Misaki Kawai, Noah Lyon, Filip Pagowski, Supakitch, dan gongnya adalah Virgil Abloh. Semua karpet koleksi terbatas persembahan IKEA dan desainer ternama dunia ini, bisa dimiliki oleh para pengunjung dengan cara mengikuti lelang tertutup.


Nantinya, semua hasil penjualan karpet yang dilelang ini akan disumbangkan ke Yayasan Mitra Museum Jakarta.


“Semua hasil penjualan karpet 100 persen akan disumbangkan ke Yayasan Mitra Museum Jakarta. Nantinya uang tersebut akan digunakan untuk revitalisasi museum-museum, terutama yang terdekat adalah Museum Seni Rupa dan Keramik,” ujar Eliza Fazia selaku Country Marketing Manager IKEA Indonesia. 




Perjalanan Majalah CASA Indonesia selama 11 tahun dan gelaran exhibition-nya yang ke sepuluh ini, menjadi bentuk konsistensi serta pembaruan dunia desain tanah air. 1 DEKADE Casa Indonesia dibagi atas tiga area atau zona. Pertama ada Designer Showcase, yang menampilkan sepuluh karya arsitektur, desainer interior, lampu, hingga motion graphic.


Kedua ada zona Future Living, yakni area yang memamerkan segala sesuatu yang berhubungan dengan rumah. Seperti ruang tamu, kamar mandi, dapur, kamar tidur, dan lain sebagainya. Kemudian di zona terakhir yakni Architectural Project, menjadi rumah bagi para arsitektur Indonesia untuk mempresentasikan inovasi karyanya kepada para pengunjung.


(Andiasti Ajani, foto: instagram.com/casaindonesia, theknotnews.com, andiasti ajani,)

You Might Also LIke