Stay in The know

ads

Celebuzz

Via Vallen Buktikan Sulitnya Menjadi Publik Figur

Via Vallen Buktikan Sulitnya Menjadi Publik Figur

Dituding menjadi Ratu Cover dan tidak bisa buat lagu, Via Vallen curhat di Instagram

Durasi baca: 1 menit.


Popularitas musik dangdut memang tidak akan pernah tergeser oleh kehebatan genre musik lainnya. Karena dangdut, merupakan musik rakyat yang dapat didengar dan dinikmati oleh semua kalangan. Kepopuleran musik dangdut juga turut membawa para penyanyinya ke tangga ketenaran. Termasuk salah satunya adalah penyanyi Via Vallen.


Meski belum lama muncul di industri hiburan tanah air, tapi Via sudah berhasil menorehkan banyak prestasi baik lokal maupun internasional. Seperti didaulat untuk menyanyikan lagu resmi Asian Games 2018, hingga tampil dan meraih penghargaan di Rusia. Sayangnya, prestasi yang ia raih tidak serta membuat orang juga bangga padanya.


Lewat akun Instagram pribadinya, perempuan bernama asli Maulidyah Oktavia ini menuturkan keresahannya menjadi seorang penyanyi. Keresahan ini bermula ketika Via dituding oleh netizen sebagai Ratu Cover. Alias penyanyi yang hanya bisa menyanyikan lagu orang lain.


“Menyanyikan lagu orang dihujat, disebut sebagai RATU COVER. Padalah cover lagu itu sah-sah saja dan yang suka cover lagu di Indonesia bukan hanya aku. Tapi banyaaaaak,” curhat Via.

(BACA JUGA: Simak Transformasi Gaya Via Vallen)



(Foto: instagram.com/viavallen)


Tidak hanya itu, Via juga menjawab kritikan yang sering dilontarkan padanya soal kemampuan dirinya dalam menciptakan lagu.


“Menyanyikan lagu baru ciptaan orang lain dibilang bukan lagunya sendiri. Padahal penyanyi itu tugas utamanya adalah menyanyi bukan membuat lagu. Meskipun ada beberapa penyanyi yang bisa membuat lagunya sendiri. Termasuk saya dengan lagu ‘JERIT ATIKU’ tahun lalu,” tambahnya.


Meski begitu penyanyi berusia 27 tahun ini mengaku sadar, bahwa tidak semua orang menyukai dirinya. Namun ia berharap meskipun banyak orang tidak menyukainya, mereka tetap bisa suka pada lagunya. 


“Aku tidak memaksa kalian untuk menyukai karyaku. Tetapi aku berharap kalian bisa menghargainya. Kalau menurut kalian lagunya tidak enak ya tidak usah didengarkan. Kalaupun tidak sengaja dengar lalu dan gatal ingin berkomentar, sebisa mungkin beri kritik yang membangun. Supaya aku bisa berkarya lebih baik lagi,” tuturnya.


Curhatan Via Vallen di media sosial ini membuat kita semua sadar bahwa menjadi seorang publik figur bukanlah hal yang mudah. Setiap gerak-gerik diperhatikan dan mengundang komentar. Semua orang berpikir selebriti harus sempurna, tidak boleh memiliki kekurangan sedikitpun. Padahal, selebriti juga manusia yang memiliki banyak kekurangan dan keterbatasan.


(Andiasti Ajani, foto: instagram.com/viavallen)

You Might Also LIke