Selebgram Gabby Petito ditemukan meninggal dunia pada 19 September 2021, tiga minggu setelah dikabarkan hilang.


Pada akhir Agustus kemarin, sebuah kabar buruk menggemparkan media massa internasional. Tepatnya di tanggal 30 Agustus 2021 ada seorang selebgram travel bernama Gabby Petito yang dikabarkan menghilang.


Saat itu, Petito diketahui sedang melakukan perjalanan darat berkeliling ke beberapa wilayah di Amerika Serikat. Sayangnya, orangtua dari Petito mengaku ada satu hari di mana mereka tidak lagi bisa menghubungi anaknya.


Akhirnya di tanggal 30 Agustus 2021 orangtua Petito melapor pada polisi bahwa anak mereka menghilang. Setelah laporan tersebut dibuat, berbagai media massa langsung mengangkat berita hilangnya Petito.


Karena hal itu seketika menghilangnya Petito menjadi trending di berbaga belahan dunia. Sampai akhirnya di tanggal 19 September pihak kepolisian menemukan sebuah jasad yang ada di kawasan Hutan Nasional Bridger-Teton Wyoming.


Tidak lama setelah jasad tersebut ditemukan, pihak Kepolisian Denver mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah Petito. Hampir sebulan setelahnya tepatnya kemarin, polisi bidang kriminologi wilayah Teton bernama Dr. Brent Blue mengungkapkan hasil autopsi yang juga menjadi penyebab kematian Petito.


“Melalui proses autopsi yang dilakukan, kami berhasil menemukan bahwa penyebab Gaby Petito meninggal dunia adalah dibunuh dengan cara dicekik di bagian leher,” ungkapnya.

(BACA JUGA: Setelah Dikabarkan Menghilang, Mantan Aktor Cilik Matthew Mindler Ditemukan Meninggal Dunia)


Blue juga mengatakan bahwa kematian Petito diperkirakan terjadi sekitar tiga sampai empat minggu sebelum jasadnya ditemukan. Meskipun Blue tidak merilis lebih jauh soal hasil autopsi dari jasad Petito.


Namun menurut Pat Diaz, seorang detektif yang sejak lama bertugas untuk menginvestigasi kasus pembunuhan di kawasan Miami-Dade mengungkapkan, hasil autopsi pencekikan biasanya bisa dikenali karena tulang leher bagian atas kondisinya sudah patah.


Kondisi ini bisa dilihat dengan sangat jelas melalui rontgen atau X-Ray jika keadaan tubuh sudah membusuk. Meskipun menurut Diaz, kasus pencekikan biasanya sulit untuk dituntut secara hukum. Namun bukannya tidak mungkin.


Dengan dirilisnya penyebab kematian Petito, maka sang kekasih yang bernama Brian Laundrie kemungkinan besar adalah tersangka utamanya.


Mengingat Petito melakukan perjalanan berkeliling Amerika Serikat bersamanya. Namun secara mengejutkan di tanggal 11 September 2021 Laundrie tiba-tiba kembali ke rumahnya di kawasan Nort Porth, Florida seorang diri menggunakan mobil van putih yang juga digunakan untuk berkeliling Amerika Serikat bersama Petito.



(Andiasti Ajani, foto: instagram.com/gabspetito)