Mulai dari brand asal Cina yakni Kans, sampai brand internasional seperti Louis Vuitton, Bulgari, dan mobil Porsche.


Minggu ini, sebuah kabar mengejutkan datang dari industri hiburan dunia. Salah satu penyanyi berdarah Cina yakni Kris Wu, dikabarkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap banyak perempuan, termasuk yang usianya masih di bawah umur.


Kabar pelecehan seksual yang dilakukan oleh Wu ini pertama kali mencuat ke publik setelah ada seorang perempuan yang juga aktris bernama Du Meizhu, bercerita pada media bahwa ia telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Wu.


Lewat wawancara yang sama, Meizhu juga mengatakan kalau Wu sering menyasar perempuan yang masih di bawah umur. Konon, Wu berdalih akan merekrut mereka untuk menjadi model video klipnya.


Tapi ujung-ujungnya, para perempuan ini malah diajak bersenang-senang, dipaksa minum alkohol, hingga yang terparah adalah dilecehkan secara seksual. Meizhu sendiri adalah teman dari Wu yang dikabarkan pernah menjalin asmara dengan Wu pada akhir tahun 2019 kemarin.


Namun sepertinya mereka berdua telah putus, karena di tahun 2020 Wu beberapa kali tertangkap kamera netizen tengah menghabiskan waktu dengan beberapa teman perempuannya.


Kabar yang langsung menjamur ke berbagai media massa internasional ini, ternyata berbuntut panjang bagi pihak Wu. Wu sendiri diketahui memiliki popularitas yang luar biasa besar. Karena itulah ada banyak sekali brand atau perusahaan yang memutuskan untuk bekerja sama dengannya.


Sayangnya ketika berita buruk ini muncul, hampir semua merek yang sedang bekerja sama dengan Wu memutuskan untuk mundur. Alias menyudahi kontrak mereka dengan Wu, lantaran takut efek buruk dari masalah ini menular ke citra brand mereka.


Melansir dari wwd.com, beberapa brand yang langsung memutus kerja sama dengan Wu di antaranya adalah Kans, Liby, Tempo, Vatti, Master Kong, Tuborg Brewery, Tencent, Louis Vuitton, Bulgari, hingga mobil Porsche.


Lewat akun Weibo resminya, perwakilan Louis Vuitton mengungkapkan bahwa setelah kabar pelecehan seks yang dilakukan oleh Wu mencuat, pihaknya langsung menangguhkan kontrak kerja sama yang ada di antara keduanya.


“Penangguhan ini kamu lakukan sampai hasil penyelidikan selesai,” ujar pihak Louis Vuitton.

(BACA JUGA: Sudah Akhiri Kontrak, Aktor Lee Ji Hoon Malah Dituntut oleh Agensi Lamanya)




Sementara itu, menanggapi rumor yang menjatuhkan namanya, Wu akhirnya buka suara di akun media sosial Weibo miliknya. Berikut adalah detailnya:


“Alasan saya tidak langsung bicara adalah karena tidak ingin menyulitkan proses hukum yang berjalan. Namun ketika saya memutuskan diam, rumor yang merebak di media dan masyarakat justru semakin parah. Dan saya mulai kehilangan kesabaran karena hal tersebut.


Saya terakhir kali bertemu dengan Meizhu pada tanggal 5 Desember 2020 lalu. Saat itu kami tidak sendiri, tetapi ada beberapa teman yang ikut berkumpul bersama. Jujur saya kaget mendengar pernyataannya. Karena saat pertemuan itu terjadi, saya tidak pernah memaksanya untuk minum alkohol atau mengambil ponselnya, seperti yang ia ungkapkan.


Setelah pertemuan itu, saya dan Meizhu tidak pernah bertemu lagi. Saya tidak pernah merayu, memaksanya minum alkohol, memaksanya mengonsumsi obat-obatan terlarang, melecehkannya secara seksual, termasuk melecehkan anak di bawah umur.


Saya sangat bertanggungjawab dengan pernyataan ini. Ada banyak orang yang bisa dijadikan saksi untuk membutkikan bahwa omongan saya ini benar. Bahkan kalau saya terbukti melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan, saya akan bertanggung jawab secara hukum dengan menyerahkan diri dan rela dijebloskan ke dalam penjara,” ungkapnya.


Di akhir pernyataan ia juga meminta maaf kepada semua orang yang ikut terkena imbas dari masalah ini.


(Andiasti Ajani, foto: helloasia.com.au)