Jika melihatnya sekilas mungkin Anda beranggapan kalau Shiloh, anak kandung dari pasangan Angelina Jolie dan Brad Pitt adalah seorang laki-laki. Gaya busana Shiloh sehari-harinya selalu merefleksikan gaya tomboi—mengenakan kaus, celana, topi, dan sneakers. 

Gadis berusia 9 tahun ini kerap mengenakan setelan jas saat mengunjungi acara yang formal. Sanking seringnya berpenampilan seperti ini, beredar rumor bahwa Shiloh ingin melakukan perpindahan gender alias transgender. Benarkah? 

Dilansir dari media Radar Online, sifat Shiloh yang tomboi dipengaruhi oleh kedekatannya dengan kedua kakak laki-lakinya. Sejak kecil, Shiloh memang lebih sering bermain dengan Maddox dan Pax. Shiloh bahkan pernah mengungkapkan pada sang ibunya bahwa ia ingin menjadi seorang laki-laki. 

“Shiloh typically wants to play with her three brothers. Maddox, is old enough to help the younger siblings understand what Shiloh is dealing with. Brad and Angie have been doing everything possible to protect her from being bullied by her peers and outsiders. They have also been gently setting the tone for how their five other children interact with Shiloh,” jelas seorang sumber. 


Angelina dan Brad pun dikabarkan telah mengunjungi konsultan profesional untuk membicarakan persoalan psikologis Shiloh ini. Kedua bintang Hollywood itu justru diberikan saran untuk membiarkan Shiloh berdandan seperti yang ia inginkan.

 Brad Pitt sendiri hanya beranggapan kalau seandainya Shiloh pun dikelilingi saudari perempuan, ia akan tetap bergaya tomboi, karena memang seperti itulah Shiloh. Tidak ada yang salah dari cara mereka mendidik putrinya. Sedangkan Angelina, memberikan kebebasan bagi Shiloh untuk menentukan pilihan hidupnya.  

“Brad and Angelina are loving parents, but were told all of their kids could benefit from more discipline and structure. There is absolutely no spanking allowed, and the kids really are never told no. None of the kids have to make their bed or clean their rooms,” tambah seorang sumber.

Masih besar kemungkinan bagi Shiloh untuk berpenampilan seperti seorang perempuan, karena ia dalam masa perkembangan. Yang paling penting, bagaimana orangtua mendampingi tingkah laku dan  pertumbuhannya, bukan?

(Kissy Aprilia)