G-Eazy dikabarkan telah memukul dua orang laki-laki di kawasan New York, Amerika Serikat.


Kabar tidak menyenangkan baru saja datang dari rapper asal Amerika Serikat, G-Eazy. Melansir dari eonline.com, rapper bernama asli Gerald Earl Gillum ini disebut terlibat dalam sebuah perkelahian di Boom Boom Room, Hotel Standard New York pada 10 September 2021 lalu.


Pada perkelahian tersebut, G-Eazy dikabarkan telah memukul dua orang laki-laki berusia 32 tahun dan 29 tahun. Menurut saksi, pria yang berusia 32 tahun mengalami luka memar dan bengkak di bagian kepala.


Sayangnya, hingga berita ini diturunkan masih belum jelas. Kira-kira apa alasan G-Eazy melakukan tindak kekerasan kepada dua orang tersebut. Lantaran, korban yang berusia 32 tahun dikabarkan ogah diberi perawatan oleh tim medis.

(BACA JUGA: Haru, Pelawak Wendi Cagur ‘Selamatkan’ Pengidap PTSD yang Hampir Bunuh Diri)


Meski belum jelas, New York Police Department atau NYPD mengatakan bahwa atas perilakunya G-Eazy dinyatakan bersalah. Tindak kekerasan yang dilakukan oleh rapper berusia 32 tahun ini bukanlah yang pertama kali.


Pada tahun 2018, G-Eazy pernah terlibat kasus hukum atas beberapa pelanggaran. Mulai dari kepemilikan narkoba, penyerangan, serta melawan saat hendak ditangkap setelah ia berkelahi dengan seseorang.


Karena masalah ini, G-Eazy mendapat hukuman dua tahun masa percobaan serta denda sebesar USD 9 ribu atau sekitar IDR 128 juta. Tidak hanya itu, ia juga harus membayarkan uang ganti rugi kepada korban sebesar USD 820 atau sebesar IDR 11,6 juta.




(Andiasti Ajani, foto: pagesix.com)