Stay in The know

Celebuzz

Penerjemah, Jadi Kendala Ringan Saat Fanmeeting Ha Sung Woon

Penerjemah, Jadi Kendala Ringan Saat Fanmeeting Ha Sung Woon

Ha Sung Woon baru saja menggelar fanmeeting pertamanya yang bertajuk 'My Moment' minggu lalu

Durasi baca: 1 menit.


Masih tentang fanmeeting idola asal Korea Selatan Ha Sung Woon yang diadakan oleh promotor CK Star Entertainment di Jakarta pada Sabtu lalu. Ha Sung Woon adalah penyanyi dari grup Hotshot yang debut tahun 2014 lalu. Sayangnya perjalanan Hotshot tidak semulus grup lain yang juga debut di tahun tersebut.


Seperti Red Velvet, WINNER, Lovelyz, Mamamoo, hingga GOT7. Kemudian di tahun 2017, Sung Woon dan anggota lain dari grup Hotshot yakni Roh Tae Hyun/Noh Tae Hyun, mendapat kesempatan untuk ikut acara survival bernama Produce 101 Season 2 di televisi.


Dari situ, Sung Woon berhasil debut bernama 10 orang lainnya dalam grup bernama Wanna One. Sayangnya, kesuksesan Wanna One berakhir awal tahun ini. Lantaran kontrak debut mereka memang hanya berjalan selama dua tahun.


Setelah itu, Sung Woon resmi debut solo dengan album bernama ‘My Moment’ sebelum nantinya kembali lagi bersama grupnya. Acara fanmeeting Sabtu lalu terasa begitu menyenangkan dan seru.


Sayangnya, GLITZMEDIA.CO menilai ada satu kendala yang sebetulnya jika tidak ada mungkin acara ini akan berjalan lebih sempurna lagi. Kendala yang dirasakan GLITZMEDIA.CO ada pada penerjemah atau translator yang bertugas menerjemahkan semua yang diucapkan MC pada Sung Woon.


Maklum, Sung Woon adalah idola Korea Selatan yang tidak bisa bicara Bahasa Inggris. Sehingga untuk melancarkan jalannya acara, ia harus dibantu oleh penerjemah yang bisa berbahasa Indonesia dan Korea.

(BACA JUGA: Cerita Seru Fanmeeting Ha Sung Woon: Nyanyi Bareng, Main Games, Hingga Hi-Touch!)




Sayangnya, penerjemah yang bertugas mendampingi kurang atraktif. Sehingga saat acara berjalan Sung Woon beberapa kali terlihat diam karena tidak mengerti apa yang diucapkan oleh MC. Karena setiap MC bergurau atau membuat lelucon sang penerjemah tidak menerjemahkan atau menceritakan apa yang MC lakukan pada Sung Woon.


Belum lagi Sung Woon yang terlihat grogi beberapa kali tertangkap salah tingkah. Sehingga ada beberapa momen di awal acara yang GLITZMEDIA.CO nilai agak sedikit garing. Hal ini mungkin harus diperhatikan oleh para promotor ketika ingin memboyong artis Korea Selatan ke Jakarta.


Usahakan untuk memilih penerjemah orang Indonesia yang bisa bicara Bahasa Korea. Bukan orang Korea yang bisa bicara Bahasa Indonesia. Mengapa? Karena Indonesia punya kultur bahasa baru atau bahasa gaul yang hanya dimengerti oleh orang Indonesia.


Sehingga ketika MC menyampaikan candaan dalam bahasa gaul, penerjemah mengerti dan bisa menerjemahkannya pada artis terkait. Kurang aktifnya penerjemah tidak hanya dirasakan oleh GLITZMEDIA.CO tetapi juga beberapa media lain yang ikut meliput acara tersebut.


Berbeda cerita jika penerjemah yang bertugas mendampingi dipilih langsung oleh pihak artis terkait. Maka promotor tentu tidak bisa berbuat banyak. Untungnya, kendala ringan yang ada pada penerjemah tidak menyurutkan semangat dan antusias penonton di sepanjang acara.


Sehingga momen fanmeeting Ha Sung Woon di Jakarta tetap terasa seru dan menyenangkan. GLITZMEDIA.CO bahkan rela menyaksikannya lagi, lagi, dan lagi, sama seperti Haneul atau para penggemar Ha Sung Woon. Jadi tidak sabar menunggu kedatangan Ha Sung Woon yang berikutnya ke Jakarta, ya!


(Andiasti Ajani, foto: dokumentasi GLITZMEDIA.CO)

Author:

You Might Also LIke