Ia mengalami banyak luka bakar, setelah sumber api atau gas di rumahnya meledak secara tiba-tiba.


Kabar kurang menyenangkan baru saja datang dari desainer kenamaan dunia Olivier Rousteing (baca: rustang). Desainer yang juga creative director dari rumah mode asal Prancis yakni BALMAIN, secara mengejutkan berbagi cerita via akun Instagram pribadinya bahwa tahun lalu, ia hampir meninggal dunia setelah sumber api atau gas di rumahnya meledak.


“Akhirnya aku siap untuk bercerita soal ini. Aku, tim, dan teman-teman dekat berusaha semaksimal mungkin untuk menyembunyikan hal ini. Sekarang, aku ingin membaginya dengan kalian semua. Tepat satu tahun lalu, sumber api di rumahku meledak.


Ketika aku bangun besok paginya, aku sudah berada di Paris’ Hôpital Saint-Louis. Aku merasa sangat beruntung. Di tengah sulitnya penanganan COVID-19 di rumah sakit tersebut, semua tim kesehatan termasuk dokter dan perawat benar-benar merawatku dengan sangat baik. Tidak tahu betapa banyak dan besar rasa terima kasihku pada mereka,” ungkap Rousteing.


Lebih lanjut ia bercerita. Ada berbagai alasan mengapa ia ingin menutup rapat kejadian nahas yang menimpanya itu. Namun salah satunya adalah entah mengapa ia merasa malu untuk bercerita soal kejadian ini. Mungkin karena kesempurnaan dunia fashion yang merupakan dunianya, membuat ia merasa insecure dan enggan membagikan kisah tersebut.


“Setelah kondisiku membaik, aku mulai bekerja dari pagi hingga malam untuk membuat koleksi baru sekaligus melupakan kejadian tersebut. Aku berusaha membuat dunia untuk terus takjub pada koleksi yang aku buat, tetapi di sisi lain aku berusaha menutupi luka-luka yang ada di tubuhku dengan memakai masker, turtlenecks, pakaian lengan panjang, sampai beberapa cincin, di berbagai kesempatan wawancara dan pemotretan.”


Namun setelah satu tahun berlalu, Rousteing mengakui bahwa kini dirinya sudah baik-baik saja. Sudah ikhlas, bahagia, dan sehat. Ia mengatakan, bahwa show terakhirnya yakni BALMAIN Spring/Summer 2022 di Paris Fashion Week kemarin, merupakan perayaan dari lepasnya rasa sakit yang ia alami.

(BACA JUGA: Dibuka oleh Imaan Hammam dan Ditutup oleh Naomi Campbell, Berikut Pergelaran Spring/Summer 2022 Brand BALMAIN di Paris Fashion Week)


“Aku tidak pernah berhenti berterima kasih kepada Tuhan setiap hari. Show terakhirku merupakan perayaan dari lepasnya rasa sakit yang aku alami. Aku berterima kasih kepada semua model, tim produksi, keluarga besar BALMAIN, juga teman-temanku, yang sudah datang dan mendukung perjalanan sepuluh tahunku bersama BALMAIN dan momen kelahiran diriku yang baru,” tutupnya.


Cerita ini dibagikan Rousteing tepat di Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2021. Kisah ini akhirnya berani ia bagikan setelah sadar akan fungsi dari media sosial. Menurutnya, media sosial adalah wadah yang memiliki kekuatan besar di mana setiap pemiliknya bisa mengungkapkan atau menunjukkan hal-hal yang mereka inginkan.


Termasuk untuk menunjukkan tentang dunia baru yang kita jalankan. Tidak terkecuali tentang hal-hal yang mungkin sebelumnya kita sembunyikan karena alasan tertentu. There’s always the sun after the storm.


Unggahan Rousteing ini langsung dibanjiri komentar dukungan dari banyak akun-akun centang biru. Mulai dari selebriti dan model seperti Kim Kardashian, Heidi Klum, Natasha Poly, Cindy Crawford, Cardi B, sampai desainer asal Italia Donatella Versace.



(Andiasti Ajani, foto: vogue.com)