×

Stay in The know

Celebuzz

Pasca Kecelakaan, Jenazah Kobe Bryant Belum Bisa Dievakuasi

Pasca Kecelakaan, Jenazah Kobe Bryant Belum Bisa Dievakuasi
Andiasti Ajani

Tue, 28 January 2020 at 12.03

Hal ini diungkapkan oleh tim medis yang bertugas untuk mengevakuasi para korban termasuk Kobe Bryant.

Durasi baca: 1 menit.


Kemarin, sebuah kabar duka datang dari dunia olahraga bola basket. Salah satu atlet legendaris dunia yakni Kobe Bryant, dikabarkan meninggal dunia karena kecelakaan helikopter yang ditumpanginya. Kobe tidak sendiri.


Karena ia dan delapan penumpang lainnya, termasuk sang anak yakni Gianna Maria-Onore Bryant, juga meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Kepergian Kobe yang bertepatan dengan diselenggarakannya perhelatan Grammy Awards 2020, membuat ajang penghargaan tersebut berjalan sangat emosional.


Terlebih Grammy Awards 2020 dilaksanakan di Staples Center, stadion basket yang juga kandang dari tim LA Lakers. Rumah bagi Kobe selama 20 tahun menjadi atlet basket. Sehingga suasana emosional lebih terasa lagi di dalam hati setiap tamu undangan yang hadir, tidak terkecuali para selebriti.


Kepergian Kobe Bryant dan sang putri, masih menyisakan luka di hati banyak orang hingga saat ini. Informasi terbaru soal meninggalnya Kobe, juga masih terus berkembang. Pagi ini, tim medis yang bertugas mengevakuasi jenazah Kobe dan delapan orang lainnya, mengaku mengalami berbagai kesulitan.

(BACA JUGA: Kepergian Kobe Bryant, Membuat Tamu Undangan ‘Grammy Awards’ 2020 Tidak Fokus)




Melansir dari nytimes.com, masalah yang dihadapi di antaranya mulai dari masalah lokasi, hingga masalah menemukan jenazah itu sendiri. Mewakili tim medis, Sheriff Alex Villanueva dari Kepolisian Los Angeles mengungkapkan bahwa helikopter yang ditumpangi oleh Kobe jatuh di wilayah dengan kondisi yang kasar dan berbahaya.


Belum lagi masalah kebakaran hutan yang disebabkan oleh meledaknya helikopter. Semakin membuat proses evakuasi ini berisiko. Meski begitu, tim medis dan kepolisian setempat akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi semua korban. Karena mereka sangat mengerti bagaimana perasaan duka para keluarga saat ini.


“Kami akan melakukan pekerjaan dengan saksama dan cepat. Kami akan melakukan segalanya yang kami bisa, untuk melakukan identifikasi para korban dan memberikan informasi tersebut kepada pihak keluarga,” ujar dokter Jonathan R. Lucas selaku Kepala Paramedis dari tim evakuasi ini.


Sementara itu, keluarga Kobe yakni istri dan anak-anaknya yang lain, masih belum diketahui bagaimana kondisinya. Tapi yang jelas, kepergian Kobe dan Gianna yang tiba-tiba membuat mereka shock berat dan menutup diri dari dunia luar.


(Andiasti Ajani, foto: latimes.com, france24.com)

You Might Also LIke