Stay in The know

Celebuzz

Depresi Akan Hidup Yang Memilukan, Lady Gaga Rencakan Proyek Kemanusiaan

Depresi Akan Hidup Yang Memilukan, Lady Gaga Rencakan Proyek Kemanusiaan


Apa rasanya mengalami tekanan secara terus menerus? Kadang, Anda mungkin merasa tak memiliki jeda untuk bernapas di tengah gencatan masalah hidup. Cerita-cerita seperti ini seringkali datang ke telinga penyanyi sekaligus penulis lagu—Lady Gaga—yang membuat dirinya merasa depresi sekaligus gelisah karena merasa iba.

Alih-alih larut dalam depresi, Gaga memilih untuk berkarya. Hasilnya, single teranyar Lady Gaga—Til It Happens to You—yang menceritakan tentang upaya menangani kekerasan seksual. Melalui single tersebut ia menentang keras hal-hal terkait kekerasan seksual agar tak lagi ada korban di luar sana. Usai membuat single tersebut, Mother Monster kini ikut sebuah project sebagai salah satu bentuk kemanusiaan untuk mencegah kasus-kasus yang disebutnya ‘inhumanity’.

Tak hanya lagu, wanita yang lahir pada 28 Maret 1986 ini juga mendirikan Born This Way Foundation—organisasi yang mendukung LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Dikutip dari wawancaranya di majalah Billboard, pelantun Just Dance ini menyatakan bahwa sebelum ia mendirikan Born This Way Foundation, Gaga pernah mendengar cerita dari seorang anak laki-laki bernama Jamey Rodemeyer. 

Rodemayer pernah mengunggah pesan di Twitter kepada Lady Gaga. “Bye mother monster, thank you for all you have done,” katanya sebelum memutuskan bunuh diri di usia 14 tahun. Ia adalah seorang anak yang dicemooh akibat orientasi seksualnya saat itu. Dari cerita Rodemeyer, Gaga pun membentuk Born This Way Foundation.

“I've suffered through depression and anxiety my entire life, I still suffer with it every single day,” cerita pemilik nama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta ini. Seperti yang diakuinya, Gaga yang juga merasa pernah mengalami depresi menjadi kian depresi dengan banyaknya kasus kemanusiaan di luar sana.

Kondisi gelisah dan depresi yang ia alami pada akhirnya tak lagi membuat wanita berusia 29 tahun ini terpuruk. Ia ingin mereka yang merasa terbuang tak merasa sendirian dan depresi yang berujung pada kematian. “I just want these kids to know that that depth that they feel as human beings is normal. We were born that way. This modern thing, where everyone is feeling shallow and less connected? That's not human,” cerita kekasih Taylor Kinney ini pada majalah Billboard.

Untuk melancarkan visinya, Lady Gaga rencananya akan memiliki sebuah project kolaborasi oleh penyanyi legendaris asal Inggris—Sir Elton John. “Elton John looks out for me, he was there for me during the hardest times in my life. He doesn't allow me to slip into depression without making sure that I'm OK…He's just everything—when I'm with him, I just want to help be a part of his genius plan to save the world,” jelas penyanyi yang baru saja dinobatkan sebagai Woman of The Year 2015.

Dalam wawancara tersebut, Lady Gaga belum membicarakan lebih lanjut akan seperti apa project yang ia jalankan bersama pria pelantun Can You Feel The Love Tonight ini. “It is soon to be announced,” tutup pelantun Born This Way ini.

(Shilla Dipo)

Author:

You Might Also LIke