Hal ini diungkapkan oleh orang terdekat Jennifer Garner beberapa hari lalu.

Durasi baca: 55 detik.


Melempar ingatan ke tahun 2015, sebuah kabar mengejutkan datang dari pasangan selebriti Jennifer Garner dan Ben Affleck yang dikabarkan bercerai. Padahal, keduanya telah menikah selama sepuluh tahun (sejak tahun 2005).


Lewat pernikahan tersebut, Garner dan Affleck telah dikarunia tiga orang anak yang bernama Violet, Samuel, dan Seraphina Rose Affleck. Perceraian yang baru dikabulkan oleh pengadilan pada tahun 2018 ini, dilatar belakangi oleh isu orang ketiga.


Affleck disebut telah berselingkuh dengan seorang perempuan yang tidak lain adalah pengasuh dari anak-anak mereka. Pasca berpisah, Affleck maupun Garner menunjukkan sikap berbeda dibandingkan dengan kebanyakan selebriti yang telah bercerai.


Karena keduanya masih menjalin hubungan baik. Tidak hanya ketika bersama anak-anak mereka, tetapi Affleck dan Garner sering terlihat menghabiskan waktu berdua.

(BACA JUGA: Bercerai dari Adele, Simon Konecki Ketiban Rezeki)




Dua tahun berselang, baru-baru ini Affleck telah melakukan sesi wawancara terkait dengan promo film terbarunya sekaligus perjuangannya dalam melawan depresi dan ketergantungan alkohol.


Melansir dari nytimes.com, Affleck mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang ia sesali dalam hidupnya. Salah satunya adalah soal perceraiannya dengan Garner. Affleck mengatakan bahwa setelah berpisah dengan Garner, ia benar-benar berada di titik terendah dalam hidupnya.


“Kebiasaanku dalam mengonsumsi minuman alkohol sebetulnya sangat normal. Tetapi tiba-tiba intensitasnya jadi lebih sering dan lebih banyak ketika pernikahanku bermasalah. Momen ini terjadi di sekitar tahun 2015 dan 2016,” tuturnya.


“Bercerai adalah hal yang paling aku sesali dalam hidupku. Rasa yang muncul pasca bercerai itu benar-benar toxic. Sama sekali tidak ada sisi positifnya. Hampir setiap hari aku merasa kesal dan marah. Sangat mengerikan. Bahkan aku sampai membenci diriku sendiri,” tambahnya.