Sedangkan dalam video wawancara yang diunggah oleh Sky News lewat akun Youtube mereka, Thompson mengungkapkan bahwa ia terpaksa melakukan hal itu karena tidak mau merusak pekerjaan yang sedang ia kerjakan. Perjanjian yang dilakukan dengan perusahaan milik Weinstein bukanlah perjanjian biasa. Perjanjian tersebut akan berdampak sangat baik bagi dirinya dan perusahaan tempat ia bekerja. Selain itu, rasa takut yang ia rasakan terhadap Weinstein akhirnya membuat dirinya secara tidak sadar seakan membolehkan Weinstein untuk menyentuhnya sekaligus melontarkan kalimat yang terdengar seperti rayuan.




(Andiasti Ajani, foto: thesource.com, nydailynews.com, glamourmagazine.co.uk)