Dalam video yang ditayangkan di Sky News sekaligus wawancara dengan Thompson, terlihat gelagat cabul yang dilakukan oleh Weinstein. Thompson mengaku pertemuan awalnya dengan Weinstein adalah untuk urusan bisnis antara dirinya dengan perusahaan Weinstein. Namun saat hari pertemuan tiba, Weinstein justru datang seorang diri tanpa tim marketing yang seharusnya melakukan perjanjian bisnis dengan Thompson. Thompson sendiri sebetulnya tidak sengaja merekam aksi pelecehan yang dilakukan oleh Weinstein. Sebab, ia memang memiliki kebiasaan selalu merekam meeting yang ia lakukan sebagai bukti kerja.


Sejak tersebar, pihak Weinstein melalui pengacaranya mengatakan bahwa apa yang diungkapkan oleh Thompson tidaklah benar. “Seiring dengan beredarnya video yang disebarkan oleh Nona Thompson dan telah disaksikan oleh seluruh jurnalis atau media, kami merasa perlu menjawabnya. Secara keseluruhan dalam video tersebut terlihat bahwa tidak ada paksaan sama sekali dari pihak klien kami. Nona Thompson bahkan menyambut dan turut merayu klien kami, tidak ada pelecehan di sana,” ujar Benjamin Brafman seperti dilansir oleh People.com.