Berikut 6 bagian tubuh yang dapat menerima manfaat injeksi botox menurut para pakar internasional di bidangnya.

Banyak yang beranggapan jika perawatan botox hanya dapat diterapkan untuk mengencangkan kulit bagian wajah. Umumnya, dahi menjadi bagian paling favorit tindakan botox, yang bertujuan menyamarkan kerutan saat wajah harus melakukan berbagai macam ekspresi. 

Pada kenyataanya, injeksi botox tersebut dapat dimanfaatkan pada bagian tubuh lainnya—bahkan mengurangi intensitas keringat pada ketiak. Tidak percaya? Simak penjelasan dari para pakar kecantikan dan bedah plastik internasional mengenai fungsi botox pada bagian tubuh lainnya. 


Ketiak

Jika deodoran tidak lagi mampu mengatasi keringat berlebihan pada area ketiak, Anda dapat beralih pada perawatan Botox. Doktor (Dr) Stafford Broumand—Ahli Bedah Plastik dari New York—mengungkapkan jika injeksi botox merupakan perawatan terbaik untuk mengurangi keringat berlebih. Cairan yang disuntikkan mampu mengurangi produksi kelenjar minyak, sehingga Anda terbebas dari keringat juga bau badan. Hasilnya efektif bertahan cukup lama, sekitar 3–5 bulan ke depan.




Tangan dan Kaki

Mengurangi produksi kelenjar minyak tidak hanya perlu dilakukan pada area ketiak. Bourmand mengungkapkan Anda yang memiliki keringat berlebihan (hiperdosis)—hingga membasahi telapak tangan dan kaki—dapat mengatasinya dengan melakukan perawatan botox.

 

Leher

Tidak hanya mengatasi kerutan pada wajah, botox juga dapat diterapkan untuk mengatasi permalasahan serupa pada bagian leher. Menurut Dr. Heidi Waldorf, MD—Ahli Dermatologi asal New York—menyuntikkan botox secara vertikal pada leher dapat membuat otot platysma kembali kencang dan lebih halus. Umumnya, hasil akan terlihat dalam waktu satu minggu setelah perawatan. 


Perut

Seorang Ahli Bedah Plastik asal New York, Dr. Matthew Schulman, mengungkapkan jika kini prosedur botox dapat berfungsi menurunkan berat badan. Beberapa studi menunjukkan jika botox dapat membantu mengontrol pemicu rasa lapar yang baik bagi penderita obesitas. Meskipun begitu, Schulman mengungkapkan jika botox tidak sepenuhnya aman disuntikkaan pada bagian perut. 

Pasalnya, pelumpuhan otot dan saraf vagus dapat menyebabkan kembung, muntah, masalahan pencernaan, dan juga pernapasan. Di samping itu, prosedurnya pun berbeda dengan botox pada wajah. Botox perut membutuhkan sedasi dan penyisipan edoskop di mulut, bagian bawah esophagus, dan di dalam perut. 




Bokong

Ingin memiliki bokong indah layaknya para supermodel? Anda dapat mencoba perawatan botox yang berfungsi mengencangkan sekaligus meningkatkan volume. Lebih lanjut Bourmand menjelaskan bahwa prosedur botox juga dapat mengurangi keringat berlebihan pada bagian lipatan, sehingga mampu menghindari permasalahan kulit seperti tumbuhnya jamur. 


Kulit Kepala

Lelah mengatasi rambut yang berminyak? Anda dapat mencoba perawatan botox yang disuntikkan pada bagian kulit kepala. Dr. Dendy Engelman—Ahli Bedah Plastik dan Dermatologi dari Manhattan Dematology & Cosmetic Sugery New York—mengungkapkan jika evolusi botox kulit kepala dilakukan secara organik. Perawatan ini ia temukan saat seorang pasien mengeluhkan kondisi kulit kepala yang sangat berminyak dan terus berkeringat. 

Engelman pun melakukan 100-200 suntikan pada bagian kepala yang dianggap mengeluarkan banyak cairan. Prosedur memang tidak murah, karena memakan biaya lebih dari USD 1.000. Namun, hasilnya mampu bertahan 6–12 bulan lamanya.  

(Kissy Aprilia, Images: Berbagai sumber)